Empat Program Jadi Fokus Pemprov Kaltim di APBD 2021

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Pemprov Kaltim melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih terus membahas Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.

Muhammad Sa’bani, ketua TAPD Kaltim, yang juga sekretaris daerah (sekda) Kaltim mengatakan, pembahasan proyeksi pendapatan antara pemprov dan DPRD belum klir.

“Belum disepakati berapa pendapatannya,” katanya.

Namun, kesepatan sementara pada rapat terakhir, Selasa (6/10/2020), menetapkan proyeksi pendapatan sebesar Rp 8,2 triliun.

“Karena ada perubahan dari pusat (terhadap dana perimbangan),” tambahnya.

Sementara untuk proyeksi belanja daerah di APBD 2021, belum dibahas. Angkanya menyesuaikan dengan proyeksi pendapatan. Artinya, akan dibahas setelah proyeksi pendapatan disepakati.

“Kita belum (membahas proyeksi anggaran belanja). Kan itu dibahas setelah pendapatan,” bebernya lagi.

Meski demikian, untuk belanja, ada 4 program yang jadi perhatian pemprov tahun depan. Yakni penanganan banjir di Kaltim, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan.

“Untuk jalan, peningkatan kualitas. Kemudian pemeliharaan,” ungkapnya.

Kemudian kesehatan. Penanganan COVID-19 juga masuk di sini. Ditanya, apakah akan ada kenaikan atau penurunan anggaran penanganan penyebaran virus corona, Sa’bani belum memastikan.

“Angka kasus COVID-19 kan fluktuatif. Jadi nanti. Dan itu juga selesai pembahasan pendapatan baru kita bahas (anggaran belanja),” katanya.

Kemudian pendidikan. Program beasiswa masih jadi prioritas di sektor ini. Selain itu, pembangunan sekolah dan melengkapi sarana dan prasaran sekolah juga jadi perhatian.

“Tentu sekolah yang ditangani pemprov (SMA/SMK/MA),” tuturnya. (sah/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar