Ketua DPRD Kukar Tinjau Kondisi Jembatan Long Penjalin Tabang

Kukar, nomorsatukaltim.com – Setelah melihat proses pengerjaan konstruksi Jembatan Long Penjalin di Kelurahan Sukarame. Ketua dan anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), didampingi Plt Bupati Kukar dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau langsung lokasi ambruknya jembatan penghubung ke Kecamatan Tabang tersebut.

Jembatan tersebut, diketahui ambruk karena adanya erosi air sungai dan hujan deras. Sehingga, tanah penopang badan jembatan tergerus. Akibatnya, perlahan sebabkan penurunan struktur jembatan dan berakhir ambruk.

“Akibatnya warga kesulitan kalau mau masuk ke Tabang, maupun yang keluar Tabang,” jelas Rasid pada Nomorsatukaltim.com baru-baru ini.

Efek domino pun timbul. Terhambatnya lalu lintas sebabkan pasokan kebutuhan yang diangkut menggunakan roda 4, menjadi terganggu. Barang terpaksa diangkut secara estafet oleh warga. Karena hambatan ini. Tentunya harga kebutuhan pokok yang seyogyanya sudah naik dari harga normal di kota, semakin naik lagi. Disebut-sebut tabung gas LPG melon saja, bisa tembus Rp 51 ribu.

Belum lagi kebutuhan darurat. Seperti pelayanan kesehatan. Untuk menuju ke rumah sakit terdekat saja, masyarakat harus dibopong. Karena jalan tidak bisa dilalui secara normal.

Untuk itu, Rasid bersama Plt Bupati Kukar, Chairil Anwar berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk mempercepat pembuatan jalan alternatif. Untuk sementara digunakan warga. “Sambil melakukan perencanaan pembuatan jalan yang permanen,” lanjut Rasid.

“Kitat harap seminggu kedepan sudah ada jalan alternatif yang bisa digunakan masyarakat Tabang,” pungkas Rasid. (ADV/mrf/sam)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar