Berlangsung hingga Malam, Demo Tolak UU Cipta Kerja Lanjut Kamis

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Aksi tolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja oleh sekitar seribuan mahasiswa di Samarinda berlangsung hingga malam hari, Rabu (7/10/2020). Itu merupakan aksi hari kedua, penolakan UU yang baru disahkan DPR itu.

“Kita sampai malam. Tuntutannya, menolak UU Cipta Kerja. Di daerah-daerah lain juga menggelar aksi yang sama. Sikap kita, menolak UU tersebut,” kata Ketua DPD GMNI Kaltim, Muhammad Akbar dalam aksi itu.

Semula, aksi digelar di perempatan daerah Lembuswana. Tepat di depan Mal Lembuswana. Itu berlangsung sekira pukul 11.30 Wita. Jalan tersebut diblokade. Disertai dengan aksi pembakaran ban di sejumlah titik kawasan tersebut. Di kawasan itu, aksi berlangsung hingga sore hari. Sekira pukul 18.00 Wita.

Massa aksi kemudian berpindah ke depan Universitas Mulawarman (Unmul), Jalan M. Yamin. Pukul 21.00 Wita, mahasiswa pun membubarkan diri.

Namun, kata Selo P. Bahari, sebagai koordinator aksi. Demonstrasi oleh massa aksi yang dipimpinnya itu, tak berakhir sampai malam tersebut. Rencananya, aksi lanjutan akan kembali digelar. Pada Kamis (8/10/2020) pagi. Sekira pukul 10.00 Wita. Titik aksinya, di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada.

“Setelah aksi, kami akan membangun eskalasi berkaitan dengan penolakan UU Cipta Kerja. Besok (Kamis, Red), jam 10 pagi. Dengan titik kumpul di Kantor Disnakertrans Kaltim,” tegasnya.

Aksi itu. Akan bersama puluhan buruh korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) salah satu perusahaan perkebunan di Kaltim. (sah/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar