Sekprov Pesan Tingkatkan Intervensi Gizi

KEPALA Bappeda-Litbang Kaltara, Risdianto menyerahkan plakat penghargaan kepada perwakilan Pemkab Nunukan yang menjadi juara III penilaian kinerja Aksi 1-4, Selasa (6/10). (HUMAS PEMPROV KALTARA)

TANJUNG SELOR, DISWAY – Ucapan terima kasih disampaikan Sekprov Kaltara Suriansyah kepada pemerintah kabupaten/kota, atas upaya melaksanakan Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting (KP2S).

“Diharapkan, ke depan akan semakin kuat dan tinggi dalam meningkatkan kualitas manajemen intervensi gizi, guna masa depan gemilang anak-anak Indonesia, khususnya di Kaltara,” kata Suriansyah ketika membuka pelaksanaan penilaian kinerja kabupaten/kota dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi, yang digelar Bappeda Litbang Kaltara, Selasa (6/10).

Untuk diketahui bahwa prevalensi stunting di Kaltara pada 2018 sebesar 26,9 persen, dan 2019 sebesar 26,25 persen. Penilaian kinerja, kata Suriansyah, merupakan bentuk pembelajaran, serta daya saing yang dapat memotivasi pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk meningkatkan kinerja dalam penanganan stunting.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Malinau, Bulungan, dan Nunukan yang telah mengikuti serta mempersiapkan semua kebutuhan data. Untuk penilaian kinerja yang sudah ditetapkan melalui 8 Aksi K2PS melalui website Kemendagri.

Ketiga daerah itu, merupakan bagian dari 260 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai wilayah prioritas penanganan stunting oleh pemerintah pusat. “Semoga dari ketiga daerah lokus stunting di Kaltara ini, dapat menjadi best practice di tingkat nasional,” ujarnya. HMS/REY

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar