Pendapatan Daerah 75,74 Persen

Denny Harianto (HUMAS PEMPROV KALTARA)

TANJUNG SELOR, DISWAY – Realisasi belanja daerah berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltara pada APBD 2020, mencapai 57,54 persen, dari total nilai belanja sebesar Rp 2,91 triliun.

Sementara dari pendapatan daerah yang ditargetkan Rp 2,61 triliun, realisasinya kini mencapai Rp 1,98 triliun atau 75,74 persen.

Untuk komponen pendapatan daerah yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah, Plt Kepala BPKAD Kaltara, Denny Harianto mengungkapkan, PAD terealisasi sebesar Rp 366,53 miliar atau 55,66 persen, dari anggaran yang telah ditetapkan Rp 658,57 miliar.

Sedangkan pendapatan transfer, terealisasi sebesar Rp 1,612 triliun atau 82,57 persen, dari target sebesar Rp 1,95 triliun. Untuk lain-lain pendapatan yang sah, merupakan pendapatan hibah dan pendapatan lain terealisasi Rp 2,78 miliar atau 52,61 persen, dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 5,29 miliar.

“Meski di tengah pandemi (COVID-19), secara struktur APBD Kaltara mulai dari PAD, pendapatan transfer, lain-lain pendapatan yang sah, serta belanja daerah, itu masih sangat aman. Pada pendapatan transfer saja, awal Oktober ini realisasinya sudah di atas 80 persen. Artinya, 100 persen akan tercapai pada semester II 2020,” kata Denny, kemarin.

Sementara, untuk realisasi kegiatan fisik, berdasarkan informasi dari Biro Pembangunan Kaltara, per September 2020, dari nilai belanja daerah Rp 2,9 triliun, untuk perkiraan progres realisasi fisik mencapai 61,73 persen, atau lebih tinggi dari periode yang sama pada 2019 lalu. Adapun pada periode September 2019, realisasi fisik sebesar 59,89 persen. HMS/REY

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar