Berebut Dukungan

TANJUNG SELOR, DISWAY – Suhu politik Pilgub Kaltara 2020 mulai memanas, akhir-akhir ini. Saling klaim dukungan, ditunjukkan kontestan kepala daerah maupun tim sukses. Baik melalui media massa atau media sosial.

Klaim dukungan tidak hanya terhadap tokoh masyarakat yang dianggap memiliki pengaruh besar. Baik di lingkungan keluarganya maupun masyarakat. Namun, organisasi kemasyarakatan pun dilirik pada kandidat kepala daerah. Demi meraup suara.

Menurut juru bicara pasangan Irianto Lambrie-Irwan Sabri, Ricky Valentino, yang dilakukan masing-masing tim calon kepala daerah, merupakan strategi. Demi meyakinkan masyarakat.

Namun, ia menegaskan bahwa yang dilakukan pasangan Irianto Lambrie-Irwan Sabri, bukan mengklaim membawa-bawa nama tokoh masyarakat, atau organisasi. Yang dilakukan, kata Ricky, menggandeng tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, untuk bersama-sama mendukung pasangan Irianto-Irwan.

“Tokoh ini kan punya klasifikasi sendiri, karena tidak semua orang bisa menjadi tokoh. Jadi, dengan adanya dukungan dari tokoh-tokoh tertentu dari masing-masing paslon, tidak menjadi masalah. Karena ini memang fenomena pilkada,” ujar Ricky Valentino, Selasa (6/10).

Dengan adanya dukungan tokoh, diakuinya sedikit banyak akan memengaruhi para pemilih. Terutama mereka yang selama ini cukup dekat dengan tokoh tersebut. “Tidak bisa dipungkiri para tokoh ini memang punya daya tarik dan daya efektif untuk komunitas mereka,” ujarnya.

“Jadi, menurut kami sah-sah saja. Yang terpenting, tidak saling menjatuhkan satu sama lain,” sambung Ricky Valentino.

Muddain, tim pemenangan pasangan Zainal A Paliwang-Yansen Tipa Padan, mengklaim dukungan kepada Zainal-Yansen, murni inisiatif para tokoh. Setelah sebelumnya bersilaturahmi dan menyampaikan apa yang menjadi visi dan misi pasangan dengan akronim ZIYAP itu.

“Kami tidak pernah memaksakan tokoh tertentu untuk mendukung kami. Semua mengalir apa adanya,” ujar Muddain.

Pihaknya juga akan terus bersilaturahmi dengan semua tokoh di provinsi ke-34 ini. Baik itu yang telah diklaim pihak lain atau tidak. Karena inti dari silaturahmi itu, kata Muddain, ingin meminta restu dan doa.

Jika dari silaturahmi itu kemudian tokoh tersebut menyampaikan dukungan kepada pasangan Zainal-Yansen, pihaknya sangat menghargai dan bersyukur. “Di mana pun di Kaltara ini, tokoh-tokoh yang mengatakan mendukung kami murni tanpa paksaan. Kami juga yakin dengan adanya dukungan para tokoh ini, akan memperkuat pergerakan dan dukungan masyarakat kepada pasangan Zainal-Yansen,” ujarnya. *

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar