Persiba Antisipasi Penurunan Psikis Pemainnya

Balikpapan, nomorsatukaltim.com–  Fisioterapi Persiba Balikpapan Fandi Ramadhan mengakui mental pemain cukup berpengaruh saat PSSI memutuskan menunda kompetisi.

Hasrat pemain untuk berkompetisi begitu tinggi. Karena selama enam bulan tak merasakan atmosfer pertandingan. Apalagi di negara lain termasuk Malaysia sekalipun sudah memulai lagi kompetisi.

”Pasti ada pengaruhnya terhadap mental pemain, karena mereka kecewa kompetisi ditunda padahal sudah persiapan semuanya. Tapi itu bisa diatasi. Karena mereka juga memahami kondisi yang terjadi saat ini,” kata Fandi, Senin (5/10/2020).

Ya,  saat ini PSSI belum memutuskan jadwal kick off Liga 1 dan Liga 2 pada November nanti. Induk sepak bola Indonesia tersebut hanya mengumumkan untuk menunda satu bulan kompetisi. Tanpa mengetahui waktu pelaksanaan. Ketidakpastian ini yang kemudian bisa makin membuat kekecewaan lebih besar.

Ditambahkan Fandi kondisi pemain masih cukup baik. Mereka legowo menerima keputusan PSSI tersebut. Tentu, yang bisa dilakukan yakni memberikan program latihan agar tidak jenuh.

”Sampai saat ini juga masih tetap latihan dan diberikan program dari pelatih. Semua pemain juga punya semangat. Jadi hanya sebatas kekecewaan saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelatih Angel Alfredo Vera memang berencana bakal melakukan variasi program ke pemainnya. Tak melulu persoalan taktik. Sesekali pemain akan diajak latihan sekaligus refreshing.

”Satu bulan ini bagaimana memberikan program yang bervariasi agar tidak jenuh lagi. Bikin situasi berbeda,” ujar Angel Alfredo Vera.

Beberapa waktu lalu, pemain memang sudah diajak ke Pantai Manggar. Selain latihan fisik, mereka juga menikmati indahnya laut sembari bakar ikan.

Dia pun memastikan anak asuhnya tetap berada di Balikpapan menjalani program latihan. Mengingat, bila pemain di pulangkan tentu mereka tidak bisa maksimal. Karena latihan mandiri sangat berbeda ketika latihan dengan tim. (fdl/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar