Sah Jadi Paslon

Sri Juniarsih dan Gamalis di Pilkada 2020

Sri Juniarsih dan Gamalis resmi bertarung di kontestasi politik 2020. Sudah ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) kepala daerah. Disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau. Selanjutnya, keduanya diagendakan mencabut nomor urut di Hotel di Jalan AKB Sanipah II, Tanjung Redeb, Senin (5/10).

Ketua KPU Berau, Budi Harianto menyampaikan, duet RAGAM Pesona Berau sudah resmi jadi kontestan pilkada serentak 2020 di Bumi Batiwakkal. Sudah ditetapkan sebagai pasangan calon. Minggu (4/12) kemarin. Setelah hasil verifikasi berkas pencalonan dinyatakan memenuhi syarat. Baik syarat calon maupun pencalonan.

“Semuanya (berkas pencalonan) lengkap, serta lulus tahapan pemeriksaan Kesehatan. Baik jasmani, rohani, serta terbebas dari penggunaan narkotika,” katanya kepada Disway Berau, Minggu (4/10).

Terkait nomor urut pasangan calon Sri Juniarsih dan Gamalis menyesuaikan nomor urut berikutnya. Nomor urut 2. Setelah nomor urut pasangan calon yang sudah ditetapkan sesuai dengan jadwal dan tahapan pilkada. Tepatnya 24 September lalu. Mekanisme itu diatur dalam PKPU Nomor 13/2020.

“Tapi pasangan calon tetap harus menghadiri pengundian nomor urut. Sesuai tahapan akan dilakukan besok. Kemudian pasangan calon akan memulai tahapan kampanye pada 7 Oktober,” pungkasnya.

Penetapan pasangan calonSri Juniarsih dan Gamalis cukup alot. Diberitakan sebelumnya, setelah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Senin (28/9), Sri Juniarsih bertolak ke Balikpapan keesokan harinya untuk jadwal pemeriksaan kesehatan calon. Ternyata, Ia kembali positif COVID-19.

Padahal, delapan jam sebelum pendaftaran pergantian bakal calon bupati Berau, dari mendiang Muharram ke Istrinya. Sri Juniarsih. Hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) Klinik Tirta, negatif. Hal itu sempat menimbulkan pertanyaan.

Sekretaris DPD PKS Berau, Sultan, yang mendampingi Sri Juniarsih untuk pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, mengaku kebingungan dengan hasil berbeda. Dimana sehari sebelumnya dilakukan di Berau.

Namun, hasilnya kembali positif melakukan tes cepat molekuler (TCM), Selasa (29/9) lalu. Untuk mendapatkan hasil cepat.

“Jadwal Ibu itu MCU (medical check up) tanggal 30 September dan 1 Oktober, beliau inikan mungkin kelalahan malam harinya harus ke KPU dan pagi langsung ke Balikpapan, atas permintaan KPU,”jelasnya.

Kamis (1/10), Sri Juniarsih kembali diagendakan melakukan pemeriksaan ulang PCR. Hasilnya negatif, sehingga dijadwalkan melanjutkan tahapan tahapan pemeriksaan kesehatan pasangan calon. Medical check up dan psikotest pada 2-3 Oktober.

Menurutnya, sejak awal hasil sudah negatif. Pemeriksaan PCR di Berau sudah akurat. Kemungkinan imunitas Sri Juniarsih menurun. Faktor kelelahan. Karena setelah melakukan pendaftaran di KPU, harus bertolak ke Balikpapan untuk dijadwalkan pemeriksaan kesehatan.*/JUN/APP

Saksikan video menarik berikut ini: