Dua Kampung Masih Blank Spot


Jaringan telekomunikasi belum merata di Kecamatan Maratua.(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Menelepon atau akan mengirim pesan sangat sulit. Di dua kampung di Maratua. Yaitu Teluk Alulu, dan Bohe Silian.

Masyarakat di dua kampung ini harus mencari titik atau spot. Namun tidak gampang mendapatkan posisi yang pas.

Padahal sudah ada tower jaringan atau base transceiver station (BTS) di Kampung Teluk Harapan, Kecamatan Maratua. Namun di dua kampung itu masih menjadi area yang tidak terjangkau signal. Atau blank spot.

Camat Maratua, Marsudi mengatakan, banyak masyarakat yang menggunakan ponsel untuk berkomunikasi. “Jumlah warga di Kampung Teluk Alulu, dan Bohe Silian sudah ribuan. Sangat membutuhkan jaringan,” ujarnya, Minggu (4/10).

Saat ini tambah dia, baru Pantai Harapan dan Kampung Payung-payung yang sudah terfasilitasi. Sehingga perlu penambahan satu BTS lagi. Agar semua kampung di kecamatan yang ia pimpin bebas dari blank spot.

Dikatakan, usulan penambahan BTS di Maratua sudah beberapa kali disampaikan. Termasuk saat musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan dan kabupaten. Beberapa waktu lalu.

Marsudi menyebut lokasi pembangunan BTS sudah ada. Di sekitar Kampung Payung-payung, di salah satu dataran tinggi atau bukit. Tidak jauh dari Bandara Maratua. Lokasi itu, katanya, sempat ditinjau sejumlah instansi terkait. Seperti Dinas Kominfo, Bapelitbangda, dan Dinas Perhubungan Berau.

“Lokasi sudah disepakati. Cukup strategis, karena berada di atas bukit. Diperkirakan bisa mengcover dua kampung yang masih blank spot. Sudah ditinjau, dan tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara di Payung-payung,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Berau, Susila Harjaka mengaku pentingnya keberadaan BTS di Maratua.

Apalagi Maratua merupakan destinasi wisata nasional dan internasional.
“Kami support dengan cara mengusulkannya ke provinsi. Rencana pembangunannya di Kampung Payung-payung. Tahun lalu bersama pemprov sudah melakukan survei,” ungkapnya.

Selain di Maratua, tambahnya, pihaknya juga mengupayakan pembangunan tower di Kampung Teluk Sumbang di Kecamatan Bidukbiduk.

“Usulan sudah dilayangkan ke Pemprov Kaltim. Kami selalu koordinasi terkait tindak lanjut dari usulan itu. Harapannya dapat terealisasi, sehingga pemerataan jaringan di Maratua dan di Teluk Sumbang dapat segera terealisasi,” tandasnya. (*)

Saksikan video menarik berikut ini: