4 Hari Memimpin Mahulu, Begini Kesan Gede Yusa

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Baru empat hari bertugas menjadi Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Gede Yusa mengaku telah memulai menjalankan seluruh kegiatan yang telah menjadi program bupati dan wakil bupati definitif.

Ia pertama datang ke Mahulu pada 1 Oktober lalu. Selayaknya pjs lainnya. Yusa menggelar silahturahmi dengan pimpinan perangkat OPD. Juga dengan DPRD, KPU, Bawaslu Mahulu. Tak ketinggalan pengurus kampung, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Tiga hari selanjutnya, Yusa masih berkutat dengan rapat koordinasi. Kali ini lingkupnya lebih kecil. Yang dibicarakan langsung soal program per instansi.

“Selama sepekan saya harus melakukan koordinasi dan silaturahmi, baik secara person maupun secara program ditiap OPD dan instansi terkait di Mahulu,” tukasnya.

Oleh gubernur, para pjs kepala daerah memang ditugasi mengawal penanganan COVID-19 dan Pilkada 2020. Sebagai program prioritas. Yang lain tetap boleh dikerjakan juga tentunya.

Senin (5/10/2020). Yusa ingin memastikan soal tahapan Pilkada Mahulu. Dikunjungilah kantor KPU dan Bawaslu Mahulu. Memastikan keberlanjutan tahapan, hingga pengawasannya.

“Syukur semua  berjalan dengan baik sesuai tahapan Pilkada 2020,” ungkapnya.

Yang paling diwanti-wanti olehnya adalah bagaimana Pilkada bisa dijalankan dengan protokol kesehatan tinggi. Karena sebagai Ketua Tim Gerak Cepat (TGC) pengendalian dan pencegahan pandemi COVID-19 Kabupaten Mahulu. Ia punya tanggung jawab besar juga pada tingkat kasus positif di daerah yang dimpimpinnya.

“Kalau berhasil dalam menerapkan protokol kesehatan, mudah-mudahan Pilkada Mahulu 2020 berjalan lancar dan aman,” sebut Yusa.

Sejauh ini. Alias 4 hari pertama berkecimpung di kabupaten termuda di Kaltim itu. Yusa mengaku belum dapat banyak kendala. Harapannya satu. Meski tidak bisa membuat banyak gebrakan layaknya bupati definitive. Ia meminta semua stakeholder membangun komunikasi yang bagus selama 71 hari masa jabatannya.

“Saya sudah sampaikan kepada semua pihak, jika ada masukan dan saran silahkan disampaikan. Mari saling bantu, kerjasama yang baik seluruh lini dan stakeholder akan membuat pembangunan berjalan baik dan lancar, pekerjaan menjadi ringan,” paparnya. 

Masa ini adalah telah memasuki tahapan kampanye dalam Pilkada Mahulu 2020. Terus diingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) harus tetap menjaga netralitas.

Baca juga: Disebut Bisa Sembuhkan COVID-19, Seledri di Pasar Kaltim Sekarang….

“Sudah saya ingatkan agar ASN tetap netral. Dalam waktu dekat akan ada deklarasi tentang netralitas ASN,” tandas Gede Yusa.(imy/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar