Tanpa Panelis

TANJUNG SELOR, DISWAY – Debat publik pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Bulungan pada November mendatang, tanpa panelis. Debat akan dipandu seorang moderator.

Dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan, Lili Suryani, tidak adanya panelis pada debat publik nanti, karena ingin memberi ruang kepada empat pasangan calon untuk berdebat dan mempertajam visi-misinya.

Dengan tidak adanya panelis, lanjutnya, akan memberikan waktu untuk saling debat dan tanya jawab, baik visi-misi, atau program yang diusung antarpaslon semakin banyak.

“Kami juga saat ini masih menyusun materi debat yang akan dibawakan. Yang jelas, salah satunya terkait penanganan COVID-19 di Bulungan ke depan,” ujar Lili Suryani, Kamis (1/10).

Menurutnya, isu tentang penanganan virus Corona di Bulungan sangat perlu dibawa, selain isu lain. Apalagi, di penyebaran virus Corona di Bulungan masih terjadi. Walaupun, ada juga yang merupakan pelaku perjalanan.

Lanjut dia, adanya sesi debat kandidat bagi empat paslon, juga untuk mempermudah masyarakat mengetahui visi dan misi para calon. Termasuk pendapat calon kepala daerah terhadap isu-isu yang dijadikan materi debat.

“Melalui debat, juga nanti para calon pemilih bisa melihat dan menakar kemampuan dari masing-masing calon, agar mereka bisa menentukan mana yang layak memimpin Bulungan ke depan,” ujarnya.

Dikatakan, debat merupakan salah satu rangkaian tahapan kampanye sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2020, yang dimulai sejak 26 September sampai 5 Desember 2020.

“Kami rencanakan debat kandidat empat pasangan calon akan dilaksanakan pada 29 November 2020. Nanti akan bekerja sama dengan stasiun televisi nasional,” ujarnya.

Maski masih ada waktu dua bulan, pihaknya tengah melakukan persiapan, sebelum pelaksanaan debat kandidat dimulai. Kata dia, tahap awal yang akan dilakukan mencari stasiun televisi yang akan menjadi media partner. Termasuk penentuan moderator yang berkompeten dan berpengalaman yang akan memandu jalannya debat.

Seperti diketahui, Pilkada Bulungan 2020 diikuti 4 pasangan calon. Yakni pasangan Syarwani-Ingkong Ala yang diusung Partai Golkar (3 kursi), Hanura (3 kursi), dan Perindo (2 kursi). Lalu, Sigit Muryono-Markus Juk yang diusung PDIP (3 kursi), PPP (1 kursi), PAN (2 kursi), PKB (1 kursi).

Selanjutnya, ada pasangan Najamuddin-Ari Yusnita yang diusung Partai Demokrat (2 kursi), Nasdem (2 kursi), dan PKS (1 kursi). Dan yang terakhir, pasangan Joko Susilo-Kosmas Kajan yang diusung Partai Gerindra (4 kursi) dan PBB dengan 1 kursi. *

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar