Capek, Pembayaran Lahan Stadion Batakan Menggantung Terus

Balikpapan, nomorsatukaltim.com– Pembayaran lahan Stadion Batakan di Balikpapan Timur masih menggantung. Anggota Komisi I DPRD Balikpapan Jhonny Eng diam-diam sudah berkoordinasi. Dengan warga yang belum mendapat ganti rugi.

“Yang punya sertifikat tanah di sana itu Pak Lekang. Jadi nanti semua pembayaran harus diterima beliau. Sesuai administrasinya,” ujarnya Jhonny, Kamis (1/10/2020).

Cuma sampai saat ini pihak pemkot masih menyiapkan dokumen pendukung. Mulai dari data penetepan lokasi (penlok), pembuktian keaslian sertifikat dan hal teknis lainnya, selain administrasi.

Baca juga: Resesi Tak Pengaruhi Proyeksi Keuangan Transkon Jaya

Ia menyebut pemkot melalui Kepala Bidang Perijinan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Neni sudah menemui perwakilan warga. “Mestinya pihak PU (Pekerjaan Umum) juga hadir. Nanti kita jadwalkan,” katanya. Intinya pemkot sudah menganggarkan pembayaran lahan tersebut. Namun prosesnya masih berjalan.

“Asal Diakui Pemkot, Pasti Dibayar,” tegas Johny. Proses itu bisa memakan waktu yang cukup lama. Tergantung kesiapan semua dokumen pendukung. “Jangan sampai nanti pemerintah membayar (ternyata) cacat hukum. Itu yang ditakuti pemerintah. Makanya perlu hati-hati,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyebut sudah menganggarkan sekitar Rp 10 miliar untuk melunasi lahan stadion. “Masih ditangani oleh asisten satu dan pihak BPN,” ujarnya. Ia sangat berhati-hati untuk proses pembayaran lahan stadion tersebut.

“Cuma kalau sampai salah bayar, ya kena juga,” katanya. Selain itu permasalahan lahan itu juga melibatkan banyak pihak. Termasuk kejaksaan. “Jadi bukan wali kota sendirian,” ucapnya. (ryn/boy)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar