Penanganan Jembatan Long Penjalin Bisa Gunakan Anggaran Tanggap Darurat

Kukar, nomorsatukaltim.com – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menilai penanganan Jembatan Long Penjalin di Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, terbilang lambat. Seharusnya penanganannya harus diprioritaskan. Namun kenyataannya sampai saat ini belum klir.

“Termasuk perencanaan dan penganggarannya,” ujar Ahmad Yani, Jumat (2/10/2020).

Guna mempercepat penanganan, Ahmad Yani menganggap penggunaan anggaran tanggap darurat, yang dianggarkan dalam biaya tak terduga bisa saja dipakai. Sejauh penanganan longsoran di badan jembatan sangat penting dan mendesak.

Pemerintah daerah, menurutnya, sejak jauh-jauh hari ketika konstruksi jembatan tersebut mengalami kerusakan, seharusnya segera mengambil tindakan.

“Seharusnya itu dari dulu dipikirkan,” lanjut politisi PDIP tersebut.

Memang penanganan Jembatan Long Penjalin dirasa harus segera dilakukan. Melihat betapa pentingnya jalan tersebut. Dikarenakan merupakan satu-satunya akses penghubung ke-13 desa yang ada di Kecamatan Tabang. Sehingga apabila itu ambruk total. Dipastikan Tabang akan terisolasi, dan berdampak secara luas. Seperti terhambatnya pasokan kebutuhan sehari-hari ke kecamatan paling ujung di Kukar tersebut. (ADV/mrf/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar