Gaji Honorer Aman


Suprapto (Renata/Disway)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Guru dan tenaga honorer lainnya, menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Berau, Suprapto dipastikan aman.

Menurutnya, gaji atau pendapatan guru dan tenaga honorer anggarannya terbagi dua. Dari Dinas pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

Disebutkan, pendapatan tenaga honorer pada jenjang SD dan SMP dari Dinas pendidikan sebanyak 1.513 orang. Sedangkan dari Bosda 800 orang. Jenjang SD dan SMP.

Suprapto mengungkap, anggaran yang tersedia mampu membayar honorer meskipun di tengah pandemik COVID yang terjadi perubahan anggaran pada beberapa OPD.

“Kalau untuk honor tidak bisa dikurangi. Yang dikurangi itu beberapa anggaran untuk perjalanan dan lainnya,” jelasnya kepada Disway Berau, Rabu (30/9).

Untuk dana yang langsung dari Disdik, tambahnya, pagu anggaran dari APBD sebesar Rp 50,377 miliar. Hingga September tersisa sekira Rp 5 miliar.

Itu masih akan ada perubahan sesuai pembahasan APBD perubahan. Namun, belum dapat disebutkan berapa perubahannya.

Yang jelas, ungkap Suprapto, tunjangan guru dan tenaga honorer berjalan lancar. Diberikan sesuai kategori yang telah ditetapkan berdasarkan wilayah penempatan dan jenjang pendidikan.

Suprapto menyebut ada tiga kategori wilayah. Yaitu biasa, terpencil dan sangat terpencil. Rincian wilayah biasa seperti Tanjung Redeb, Sambaliung kota. Wilayah terpencil yaitu Kelay, Tepian Buah, Suaran. Sedangkan yang sangat terpencil seperti Maratua.

Besaran yang diberikan disdik untuk guru dengan tingkatan di daerah biasa yaitu Rp 2,4 juta per bulan. Daerah terpencil Rp 2,9 juta dan daerah sangat terpencil Rp 3,4 juta. (RAP)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar