Menjaring Petarung

Pelatih tinju Berau, La Ode Tani melakukan penjaringan atlet, beberapa hari lalu.(HENDRA/DISWAY BERAU)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Belum ada atlet tetap cabang seni bela diri campuran. Atau lebih dikenal dengan sebutan mixed martial arts (MMA).

Saat ini pelatih MMA, tinju dan kickboxing, La Ode Tani masih melakukan penjaringan. Sebagai cabang olahraga baru di Berau, seleksi belum seperti tinju dan kickboxing. Namun, katanya, tetap harus menyiapkan petarung di olahraga itu.

Untuk pemusatan latihan tiga cabor, kata La Ode Tani, masih dipusatkan di satu tempat. Yaitu di kediamannya di Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung. “Karena terbatasnya tempat dan fasilitas latihan,” katanya, Selasa (29/9).

Tapi tak masalah. Hanya pengaturan jadwal latihan masing-masing cabor. Sebab luas tempat latihan juga masih terbatas.

“Kami memanfaatkan apa yang ada. Calon atlet masing-masing cabor yang berlatih juga sampai saat ini masih tetap lancar,” ujarnya.

La Ode Tani mengungkapkan, untuk sementara tetap lancar, karena belum terlalu menggunakan fasilitas latihan. Pihaknya hanya melakukan penjaringan. “Atlet MMA juga belum memiliki atlet tetap,” katanya.

Yang saat ini difokuskan, tambahnya, adalah cabor tinju. Mempersiapkan semaksimal mungkin menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Popda) 2021 dan Porprov Kaltim 2022. “Penjaringan atlet yang sangat penting.

Betul-betul atlet yang memiliki kemapuan untuk terus diasah. Apalagi kita sebagai tuan rumah, tentu ingin mendapatkan hasil terbaik,” terangnya.

Diungkapkan, soal fasilitas, sudah diupayakan KONI Berau selaku induk olahraga di Kabupaten Berau. Juga rencana pembangunan gedung behampas yang salah satunya sebagai tempat latihan atlet beladiri.

Sementara diupayakan pembangunannya oleh pemerintah daerah.
“Perlahan kita lengkapi sarana dan prasarana yang kurang,” ungkapnya. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar