BREAKING NEWS! Liga 1 dan Liga 2 Resmi Ditunda Lagi

Balikpapan, nomorsatukaltim.com– Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dipastikan ditunda kembali sebulan. Padahal sesuai rencana Liga 1 digelar 1 Oktober. Sedangkan Liga 2 berlangsung 17 Oktober 2020.

Hal itu berdasarkan konferensi pers yang digelar Selasa (29/9/2020) di Kemenpora RI. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan, keputusan tersebut diambil tak lepas dari izin keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sebelumnya Polri tidak memberikan izin keramaian. Terlebih pandemi COVID-19 belum mengalami penurunan.

Dia sangat menghormati keputusan Polri tersebut. Tentunya keputusan diambil sesuai dengan pertimbangan. Irawan sangat berharap kasus pandemi COVID-19 bisa turun. Sehingga kompetisi bisa digelar November 2020.

“PSSI memohon untuk menunda kompetisi selama satu bulan. Jika dimulai November, kompetisi akan sesuai dan selesai pada Maret. Kalau Desember, akan mundur lagi, April sudah Ramadan sementara Mei sudah memasuki persiapan Piala Dunia U20 2021,” ujar Mochamad Iriawan.

Irawan memohon satu bulan agar bisa menggulirkan kompetisi kembali. Jika tidak, satu generasi tahun ini akan kesulitan. Tak lupa dia mengapresiasi langkah klub yang sudah melakukan persiapan jelang kompetisi. Beberapa klub bahkan sudah berada di kota yang menjadi homebase. Tapi faktor kemanusiaan tetap mesti diperhatikan.

“Mari berharap agar pandemi virus corona segera membaik sehingga kompetisi bisa bergulir lagi pada November 2020,” kata Iriawan.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono mengatakan kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian untuk pelaksanaan kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020.

“Terkait Liga Indonesia Baru 1 dan 2 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 1 Oktober 2020, Polri tidak mengeluarkan izin Keramaian,” ujar Argo dikutip dari ANTARA, Selasa (29/9/2020).

Argo menjelaskan, setidaknya terdapat tiga pertimbangan yang membuat izin keramaian pelaksanaan dua kompetisi teratas sepakbola nasional tersebut tidak dikeluarkan.

Pertama, situasi pandemi COVID-19 di Indonesia masih terus berlangsung. Jumlah masyarakat yang terinfeksi virus tersebut juga masih tinggi.

“Situasi Pandemi COVID-19 masih terus meningkat jumlah masyarakat yang terinfeksi,” ujar Argo.

Kedua, kata dia, Polri telah lebih dulu mengeluarkan maklumat untuk tidak memberikan izin keramaian di semua tingkatan.

Terakhir, saat ini Polri dan TNI tengah berkonsentrasi melakukan Operasi Yustisi untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Polri bersama TNI serta stakeholder terkait sedang konsentrasi mendukung kebijakan pemerintah, melaksanakan Operasi Yustisi di semua jajaran,” kata Argo. (fdl/an/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar