Korban Kapal Nahas Ditemukan


Tim gabungan melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan mengapung di tepi sungai Kampung Semurut, Kecamatan Tabalar, Senin (28/9).(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dua dari tiga anak buah kapal pengangkut pasir yang tenggelam di perairan Kampung Semurut, Tabalar, Minggu (27/9) ditemukan tak bernyawa.

Kasat Polair Polres Berau, Iptu Amin Maulani mengatakan, ada tiga orang dalam kapal tersebut. Satu orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai di Kampung Semurut. Lalu ditolong warga.

“Satu korban bernama Ujang ditemukan di bagian belakang kapal. Oleh dua penyelam tradisional. Ia ditemukan meninggal dunia, Minggu (27/9). Sekira pukul 17.00 Wita,” ujarnya, Senin (28/9).

Sementara untuk korban lainnya Kahar, ditemukan Senin (28/9) sekira pukul 09.00 Wita. Saat ditemukan Tim SAR, posisi korban mengapung di sekitar tepi sungai. Amin mengungkapkan, kondisi tubuh korban utuh, dan langsung dievakuasi.

Tim SAR melibatkan personel Sat Polair Polres Berau, Ditpolairud Polda Kaltim, Polsek Tabalar, 2 penyelam tradisional, dibantu masyarakat Kampung Semurut.

“Tim langsung melakukan evakuasi dan dibawa ke daratan. Jadi semua korban sudah ditemukan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kapal nahas tersebut dari Tanjung redeb menuju Kampung Tubaan membawa 30 kubik material pasir. Kapal itu tenggelam, diduga karena mengalami kebocoran.

“Saat peristiwa nahas itu, 3 orang di kapal sedang beristirahat. Tidak mengetahui kalau kapal bocor,” jelasnya.

Sementara Kasi Penanganan Pengungsi dan Logistik Bencana BPBD Berau, Datu Hasbi memastikan hanya ada tiga orang dalam kapal pengangkut pasir itu. Satu orang selamat, dan dua lainnya meninggal dunia.

“Kami bersyukur semua korban hilang berhasil ditemukan, meskipun dalam kondisi tidak bernyawa. Kami mengimbau masyarakat waspada. Selalu memeriksa kelayakan kapal dan peralatan pendukung lain saat berlayar,” tuturnya. (ZZA)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar