Lewat LKSN-ABK, Disdikbud Kaltim Cari Perwakilan di Ajang Nasional

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim menggelar Lomba Kesenian Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus (LKSN-ABK) tingkat provinsi.

Menyesuaikan kondisi dan menaati protokol kesehatan pemerintah, lomba diselenggarakan via daring. Di mana, peserta yang sudah melalui seleksi tingkat kabupaten/kota telah mengirimkan video dan karya sesuai cabang lomba masing-masing. Penjurian dilakukan di Kantor Disdikbud Kaltim selama 2 hari, mulai 24-25 September dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ada sembilan cabang yang dilombakan bagi peserta didik jenjang SMPLB/SMALB untuk disabilitas rungu, grahita, daksa dan autis. Cabang lomba tersebut yaitu membatik, kriya kayu, tata boga, kecantikan, merangkai bunga, menjahit, teknologi dan informasi (TI), hantaran, serta kreasi barang bekas (limbah).

Peserta didik Berkebutuhan Khusus jenjang SMPLB/SMALB yang berasal dari 36 SLB/SKh di Kaltim, dan peraih juara 1 pada masing-masing cabang lomba, nantinya akan mewakili Provinsi Kalimantan Timur pada lomba LKSN-ABK tingkat nasional via daring.

“Harapannya, meski via daring, para juri tetap obyektif dalam melakukan proses penjurian,” ucap Kadisdikbud Provinsi Kaltim Anwar Sanusi.

Ketua penyelenggara lomba, Dra Healthyana Marta Mou menerangkan, dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasar pada panduan teknis LKSN-ABK tingkat nasional secara daring 2020 dari Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pendidikan Karakter pada Sekolah Formal. (adv/*/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar