LADK Djoko-Kosmas Terendah


Udin-Undun Rp 1 Juta

TANJUNG SELOR, DISWAY – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah menerima laporan awal dana kampanye (LADK) dari empat pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Dikatakan komisioner KPU Bulungan, Chairulliza, keempat pasangan calon bupati dan wakil bupati melaporkan LADK sesuai jadwal. Mengacu PKPU Nomor 5 Tahun 2020, penyerahan LADK dilaksanakan paling lambat 25 September 2020. Selanjutnya, KPU akan mengumumkan kepada publik.

Setelah LADK, nanti akan ada lagi laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), serta laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK).

“Dari lampiran LADK yang kami terima dari masing masing pasangan calon, pasangan Syarwani-Ingkong Ala memiliki saldo awal dana kampanye Rp 200 juta. Pasangan Sigit Muryono-Markus Juk Rp 130 juta, Najamuddin-Ari Yusnita Rp 50 juta, dan Djoko Susilo-Kosmas Kajan Rp 2 juta,” ujar Chairulliza, Minggu (27/9) sore.

Dijelaskan, ada beberapa sumber dana kampanye yang diketahui. Seperti perorangan atau lembaga. Pada Pilkada 2020 ini, dana kampanye dari setiap kandidat memiliki batas maksimal Rp 20 miliar. Naik sekitar Rp 12 miliar dari Pilkada 2015 yang hanya Rp 8 miliar.

Dana kampanye setiap kandidat, lanjutnya, nantinya akan diaudit oleh lembaga akuntan publik independen yang ditunjuk oleh KPU Bulungan. Selain itu, pelaporan dana kampanye ini sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, LADK dari tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara, juga sudah diterima KPU Kaltara. LADK pasangan Udin Hianggio-Undunsyah sebesar Rp 1 juta, Irianto Lambrie-Irwan Sabri Rp 51 juta, dan pasangan Zainal A. Paliwang-Yansen TP sebesar Rp 12,6 juta.

“Tahapanya sama dengan tingkat kabupaten. Setelah LADK, nanti akan ada lagi laporan penerimaan sumbangan dana kampanye, laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. Semua harus terbuka,” ujar Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami. */ZUH/REY

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar