Bentuk Grup Kecil


Atlet layar melakukan latihan fisik untuk menjaga tubuh tetap fit, di boat hause Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, beberapa waktu lalu.(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Latihan mandiri di tengah penularan pandemik COVID-19 tak membuat atlet santai.

Meski latihan mandiri di rumah, mereka tetap diawasi ketat. Menjalankan program latihan sesuai program. Tak jauh beda dengan latihan tatap muka di tempat latihan.

Ketua Persatuan Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Berau, Kosim Nor Seha mengaku, sejak 1 September lalu, aktivitas latihan rutin di laut Tanjung Batu tidak dilakukan lagi.

“Sebagai antisipasi dalam menjaga atlet tetap sehat dan terhindar dari virus,” ujarnya, Minggu (27/9).

Meski kata Kosim, bisa latihan dengan menerapkan protokol kesehatan, namun ia tak mau ambil risiko. Memastikan kesehatan atlet merupakan prioritas utama. “Latihan mandiri difokuskan menjaga kebugaran fisik agar tetap fit, dan terjaga. Ini demi kebaikan atlet,” tandasnya.

Selama latihan mandiri, atlet layar Berau dalam pengawasan dan pembinaan. Dibuat grup kecil di WA maksimal 3 sampai 4 atlet.

Untuk memudahkan pengawasan. Setiap grup, tambahnya diawasi satu pelatih.

“Latihan yang prioritas adalah meningkatkan kemampuan fisik. Kami tetap memantau perkembangan mereka,” jelasnya.

Meski tetap latihan, tambah Kosim, belum ada persiapan khusus untuk mengikuti event lomba layar. Makanya, berharap pandemik COVID-19 melandai di Berau, agar latihan dalam mempersiapkan atlet bertanding di Porprov 2022 mendatang dipermantap.

“Terutama latihan teknik di laut seperti sebelumnya,” tandasnya. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar