Bupati Mahulu Resmikan Gedung Baru Puskesmas Laham

Ujoh Bilang, nomorsatukaltim.com – Masyarakat Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), kini berbangga. Gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Laham yang dibangun secara permanen, kini telah selesai dan diresmikan langsung oleh Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh SH, Jumat (25/9/2020).

Bupati Bonifasius Belawan Geh mengatakan, selama 4 tahun terakhir Pemkab Mahulu telah mengupayakan memajukan pembangunan seluruh bidang kehidupan masyarakat. Terlebih pada sektor kesehatan dan pendidikan.

“Selain rumah sakit yang dibangun di sejumlah kecamatan dan ibukota kabupaten, puskesmas juga dibangun di sejumlah kampung pada lima kecamatan se-Mahulu,” ungkapnya.

Bupati Bonifasius menyampaikan, guna pembangunan sektor kesehatan pada lima kecamatan se-Mahulu, Pemkab Mahulu mengupayakan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Kalimantan Timur.

“Perguruan tinggi yang ada fakultas kedokteran, guna mencetak tenaga medis, juga persyaratan dalam membangun rumah sakit umum daerah. Dokter, spesialis dan tenaga kesehatannya harus cukup,” bebernya.

Bupati Mahulu Resmikan Gedung Baru Puskesmas Laham

Penandatanganan prasasti peresmian Puskesmas Laham. (Imran/Nomor Satu Kaltim)

Bupati menyebut, Puskesmas Laham adalah salah satu pembangunan infrastruktur sarana prasarana kesehatan di Mahulu. Sebelumnya Pemkab Mahulu sudah membangun beberapa gedung puskesmas di beberapa kampung pada lima kecamatan.

“Pembangunan sarana prasarana kesehatan terutama puskesmas dan rumah sakit akan terus diupayakan. Termasuk tenaga medis,” ungkapnya.

Bupat Bonifasius mengungkapkan, Mahulu masih sangat membutuhkan tenaga medis. Selain putra daerah, juga diterima tenaga dari luar yang mau bekerja di Mahakam Ulu.

“Mahulu welcome sekarang di lima kecamatan. Saat ini jumlah puskesmas sudah cukup,” urainya.

Menurut Bupati, saat ini Mahulu masih kekurangan rumah sakit. Yang sudah ada yakni Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu (RSP-GSM) di Ujoh Bilang, serta Rumah Sakit Pratama di Datah Dawai, Kecamatan Long Pahangai.

“Pemkab Mahulu berencana akan membangun Rumah Sakit Pratama di Kampung Datah Bilang, Kecamatan Long Hubung. Progres dan usulannya sudah masuk. Semoga pada 2021 terealisasi,” paparnya.

Atas nama Pemkab Mahulu, Bupati Bonifasius Belawan Geh mengucapkan selamat telah selesai dibangunnya Gedung Puskesmas Laham.

“Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, maka gedung Puskesmas Laham secara resmi digunakan,” ucap Bupati, seraya memotong pita di pintu masuk puskesmas itu. Juga dilakukan penandatanganan prasasti Puskesmas Laham.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Laham, Katarina Kerawing AMd Keb menjelaskan, Puskesmas Laham sudah terakreditasi. Pihaknya kini mulai berbenah.

“Saat ini masih ada beberapa kekurangan di Puskesmas Laham. Yaitu belum ada alat pelayanan rontgen dan USG (Ultrasonografi). Tapi untuk standar pelayanan minimal ruang khusus sudah ada,” urainya.

Bupati Mahulu Resmikan Gedung Baru Puskesmas Laham

Bupati Mahulu dan tamu undangan berfoto di depan gedung baru Puskesmas Laham. (Imran/Nomor Satu Kaltim)

Puskesmas Laham sudah memiliki poli umum, gigi, kesehatan ibu dan anak (KIA), laktasi, imunisasi, apotek, gudang obat, kemudian ruang perawat laki-laki dan ruang perawatan perempuan, ruang nifas, ruang perawatan bayi, sertaruang persalinan.

“Juga ada UGD (Unit Gawat Darurat), poli gizi, ruang kesling, ruang administrasi, ruang bendahara JKN, bendahara rutin puskesmas, serta ruang kepala tata usaha,” ucapnya.

KURANG TENAGA MEDIS

Katarina Kerawing mengungkapkan, Puskesmas Laham masih kurang tenaga medis dibagian perawat. Bahkan saat ini terkendala masa pandemi COVID-19, sehingga berbagi tugas untuk penjagaan pos dengan sistem rolling.

“Dalam sehari membutuhkan 6 orang tenaga medis. Untuk tenaga dokter masih kurang satu orang. Sebenarnya menurut standar harus ada dua dokter,” paparnya.

Katarina Kerawing menuturkan, puskesmas baru itu telah mulai beroperasi sejak 1 September 2020. Gedung puskesmas lama akan dijadikan pusat rumah karantina pasien yang terdampak COVID-19.

“Puskesmas Laham belum memiliki kendaraan operasional, sehingga masih menggunakan mobil ambulans,” imbuhnya.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Drg Agustinus Teguh Santoso MAdmKes, Kabag Humas dan Protokol Sekkab Mahulu Yosef Sangiang SH MSi ,sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mahulu, serta undangan.(adv/imy/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar