Borneo FC Dibohongi Tibo, Pamit Tes CPNS Ternyata ke Babel United

Samarinda, nomorsatukaltim.com –  Borneo FC dibuat bingung.

Sepekan jelang kick-off Liga 1. Salah satu penyerangnya, Titus Bonai. Menarik diri dari tim.

Alasannya mau ikut tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Di Papua. Pengundurannya mendadak sekali. Tapi bukan itu yang bikin manajemen heran. Lebih pada, di masa pandemi, kok ada penerimaan CPNS?

“Sebenarnya kami tidak yakin ada tes CPNS di Papua,” kata Nabil Husein. Presiden Borneo FC Samarinda.

Dan benar saja, usai meninggalkan tim. Tibo lalu bergabung dengan klub Liga 2, Muba Babel United. Sudah ikut latihan bersama tim barunya pula.

Beberapa saat terakhir. Nabil memang sudah merasa bahwa eks pemain sinetron itu sudah tak betah di Borneo FC. Tak terlihat lagi gairah darinya. Padahal pemain lain sedang mati-matian mencuri perhatian Mario Gomez.

Cuma yang bikin Nabil geleng-geleng kepala adalah. Kenapa Tibo mesti berbohong. Padahal jika tak ingin membela Pesut Etam lagi. Tibo bisa meminta pengajuan transfer. Karena toh federasi memperbolehkan pemain Liga 1 dipinjam klub dari kasta di bawahnya.

Jika memang Tibo ingin bermain untuk Muba Babel. Tim tersebut bisa memintanya dengan baik-baik. Melalui prosedur peminjaman.

“Sebelum itu, saya sudah dapat kabar bahwa pelatih Muba, Bambang Nurdiansyah secara diam-diam menghubungi Titus Bonai,” tutur Nabil.

Ada yang keduanya bicarakan diam-diam di belakang klub. Yang ternyata mengarah pada pembajakan pemain dengan cara tidak etis tersebut.

“Ini sudah melanggar profesionalitas. Dan buat saya, pelatih Muba tidak ada etika jika benar mengajak Titus Bonai tanpa ada pembicaraan antar klub lebih dulu,” jelasnya.

Walau menyesalkan perilaku Tibo dan Muba Babel United. Nabil tak mau ambil pusing.

“Mengenai statusnya, sekarang kami tidak ingin menahan-nahan Titus Bonai yang sudah tidak fokus di Borneo FC. Kami akan pinjamkan ke Muba,” terang Nabil.

Titus Bonai sendiri didatangkan klub jelang kompetisi bergulir awal musim ini. Dengan ekspektasi besar padanya. Agar bisa membuat lini depan Pesut Etam makin menakutkan. Nyatanya hal itu urung terwujud. Edson kala itu hanya menjadikan Tibo sebagai pemain pelapis.

Menyusul performa buruk di sesi pra musim. Bukan buruk sih, tapi lebih terlihat bermain tanpa determinasi. Seperti tidak niat main bola. Walau berhasil mencetak 1 gol di laga resmi. Tibo tetap saja tak mampu mengesankan Edson.

Di era Gomez. Tibo lagi-lagi menunjukkan tabiat tidak niatnya. Berlatih sekedar latihan saja. Tidak seantusian pemain lainnya.

Menarik ke belakang. Harusnya pemain 31 tahun itu berterima kasih pada Borneo FC. Karena mau mengontraknya. Usai dibekukan oleh Bhayangkara FC. Karena lebih memilih mendaftarkan Saddil Ramdhani ke liga. Dan BFC tidak memiliki slot lagi.

Di tengah ketidakpastian itu. Borneo menawarkan kontrak. Yang membuat Tibo memutus kontrak di BFC.

Sudah diberi tempat. Malah mengecewakan seperti ini.

Baca juga: Persiba Batal Uji Coba dengan Mitra Kukar

Lebih jauh. Pada 2016 lalu. Okto Maniani juga pernah pamit dari Persiba dengan alasan menjadi ASN di Papua. Bedanya saat itu Okto berstatus pemain kesayangan Balistik. Sudah direlakan pergi untuk mengabdi ke daerahnya. Ternyata membelot ke klub sesama Liga 1. Ya ampun. (ava2)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar