Berjuang Terangi Seluruh Maratua

Wabup meresmikan pengoperasian listrik melalui video konference, Jumat (25/9).(Renata/Disway)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengaku perjuangan belum berakhir. Untuk menerangi seluruh Kecamatan Maratua.

Itu diungkap saat meresmikan dimulainya pengoperasian kelistrikan di wilayah itu, melalui video konference. Di ruang pertemuan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau, Jumat (25/9).

Agus Tantomo mengapresiasi PLN. Karena berhasil menerangi Maratua. Walaupun belum semuanya. Baru 3 kampung.

Diungkapkan, perjuangan telah dimulai pada 2018 dengan pendirian gedung PLTD dan Unit Layanan Maratua di lahan seluas 1.000 meter persegi. Di Kampung Teluk Harapan.

Kemudian pembangunan infrastruktur pembangkit dan jaringan listrik pada Agustus hingga Desember 2019. Lalu, Maret 2020, Pemda Berau menghibahkan lahan kepada PLN. Hingga peresmian pun dilakukan pada, Jumat (25/9).

“Ini patut diapresiasi atas kerja sama yang terjalin. Kita juga patut berterimakasih atas kerja keras almarhum Bupati Muharram dalam mewujudkan listrik di Maratua,” tandasnya.

Meskipun menurutnya, perjuangan belum berakhir. Karena belum semua kampung di Kecamatan Maratua bisa diterangi. Baru tiga kampung yang listriknya beroperasi 8 jam. Dengan kapasitas 1 megawatt (MW) dan trafo 1600 kilo volt ampere (kVA).

Kampung yang sudah menikmati listrik, kata Agus Tantomo, adalah Tanjung Harapan 277 pelanggan rumah tangga, Bohe Silian 218 pelanggan dan Payung-payung 136 pelanggan.

“Kita meminta daya 3 MW untuk jangka panjang. Kita harus berjuang bersama mewujudkannya,” harap Wabup.

Sebab menurut Agus Tantomo, Maratua sebagai destinasi wisata memiliki banyak resort. Harapannya setelah 8 jam beroperasi bisa menjadi 12 jam dan kemudian 24 jam.

Ia berpesan kepada masyarakat Maratua untuk menjadi pelanggan listrik yang baik. Dengan menghemat, menggunakan listrik seperlunya. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar