Baksos Pelayanan MKJP di 23 Faskes


Pelayanan metode kontrasepsi jangka panjang di Faskes Talisayan.(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Hari kontrasepsi sedunia pada 26 Agustus 2020, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau melaksanakan bakti sosial (baksos). Melayani metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Sekretaris DPPKBP3A, Widya Astuti menjelaskan, perayaan hari kontrasepsi tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, ruang gerak terbtas karena pandemik COVID-19.

Karena itu bulan pelayanan MKCP dilakukan jauh hari sebelum 26 Agustus. Dimulai pada 17 Agustus. Pelayanan MKJP dilakukan di 23 fasilitas kesehatan (faskes) dan bidan mandiri di Berau.

Widya menjelaskan, baksos dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesetaraan dalam ber-KB. Serta bagaimana menjaga kesehatan reproduksi.

Pihaknya menargetkan pemasangan IUD sebanyak 252, implan 156 dan tidak ada target untuk penggunaan metode operasi wanita (MOW). “Realisasi hingga 25 September, 65 yang menggunakan IUD, 129 menggunakan implan dan MOW 17. Baru 51,7 persen tercapai,” katanya.

Widya mengaku, adanya pandemik berpengaruh pada wilayah kerja faskes. Sebab ada yang melakukan pembatasan pelayanan. Itulah yang menyebabkan target belum terpenuhi.

“Juga masyarakat enggan datang ke faskes. Tapi beberapa minggu terakhir sudah banyak juga yang datang ke faskes,” ujarnya. (RAP)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar