Upayakan UMKM Naik Kelas

Salah satu produksi UMKM di Berau. Diskoperindag berupaya agar UMKM dapat naik kelas.(Renata/Disway)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Meningkatkan daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi fokus Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

Pandemik tidak menyurutkan semangat Diskoperindag. Terus melakukan pelatihan langsung dan daring. Tujuannya, agar UMKM naik kelas.

Sekretaris Diskoperindag, Jance Keka mengatakan, di tengah pandemik, UMKM sangat rentan terkena dampak. Makanya, berbagai upaya harus dilakukan. Agar mampu mengembangkan diri, meningkatkan kualitas dan kreativitas.

“Kami terus memotivasi dan mendorong pelaku usaha mikro mampu mengelola usahanya dengan baik, sehat dan stabil. Sehingga bisa berdampak pada peningkatan omzet dan pendapatan,” jelasnya, Kamis (24/9).

Pergeseran anggaran, kata Jance, tidak menghalangi. Pihak Diskoperindag menyiasatinya. Memilih program yang betul-betul bisa membangkitkan UMKM. “Kuotanya berkurang. Tapi kita tetap mengupayakan pelatihan secara merata,” tandasnya.

Ke depan, tambahnya, pelatihan akan ditekankan pada sektor peningkatan wawasan. Soal strategi penguatan kapabilitas sumber daya manusia di era digital. Dan persaingan global dengan mendorong penerapan teknologi dan platform pengembangan usaha.

Ia melihat, UMKM tetap bangkit. Khususnya kuliner. Hal ini menunjukkan, di masa pandemik, usaha tetap bisa berkembang.

Data Diskoperindag, hingga September 2020, ada sebanyak 1.462 UMKM di Berau. Kategori Mikro sebanyak 1.192, kecil 255 dan menengah sebanyak 14. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar