Seno Aji atau Bagus Susetyo, Ini Penjelasannya AHA Soal Penggantinya

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Maju  Pilkada Samarinda, memberi konsekuensi terhadap jabatan Andi Harun (AHA) pada kursi legislatif. Otomatis, ketua DPD Gerindra Kaltim itu harus mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim.

Andi mengatakan, sebelum penetapan, ia telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai wakil ketua dan anggota DPRD Kaltim.

“Saya sampaikan, sejak 22 September 2020, saya telah mengirim surat kepada
Pimpinan DPRD, menyatakan mundur dari jabatan wakil ketua, dan sebagai anggota DPRD Kaltim,” katanya, dalam konferensi pers usai pengundian dan pengumuman nomor urut calon Pilkada Samarinda, Kamis (24/9/2020).

“Jadi, sejak tanggal 22, saya tidak lagi berstatus sebagai pimpinan. Maupun anggota DPRD. Itu saya lakukan dengan seikhlas-ikhlasnya,” sambungnya.

Soal penggantinya, akan ditentukan pada rapat Senin (28/9/2020) malam. Kabar beredar, ada sejumlah nama yang digadang menggantikannya di kursi wakil ketua DPRD. Yakni Seno Aji, yang merupakan Sekretaris DPD Gerindra Kaltim.

Di DPRD Kaltim, Seno menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim. Nama lain, Bagus Susetyo yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim.

Disinggung soal kemungkinan mengisi jabatannya sebagai wakil ketua, Andi belum bisa memastikan. Ia menunggu rapat internal nanti.

Yang pasti, akan ada rotasi di internal fraksi, berikut dengan posisi yang akan diisi legislator partai berlambang burung Garuda itu.

“Kalau Pak Sekretaris (Seno Aji) yang diputuskan (menjadi wakil ketua DPRD), ya berarti Pak Sekretaris. Kalau yang lain, berarti yang lain. Pasti terjadi pergeseran,” bebernya.

Andi Harun, resmi ditetapkan sebagai salah satu calon Wali Kota Samarinda. Ia berpasangan dengan Rusmadi Wongso, mantan Sekretaris Pemprov (Sekprov) Kaltim. Ada tiga calon yang akan bertarung dalam Pilkada Samarinda 2020 ini. Dua pasangan lainnya, Barkati-Darlis Pattalongi dan Zairin-Sarwono. (sah/sam)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar