Perempuan Dalam Pemilihan BPD di PPU

PPU, nomorsatukaltim.com – Perempuan hadir pada pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Penajam Paser Utara (PPU). Periode 2020-2026.

Sebagai implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jumlah yang bakal terpilih ada 5 kursi BPD. Satu kursinya untuk keterwakilan perempuan.

“Partisipasi perempuan dalam pembangunan sebuah desa juga sangat diperlukan,” kata Kepala Bidang Pemerintahan dan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU Nurbayah, Rabu (23/9/2020).

Mekanisme pemilihannya juga berbeda. Pemilih perempuan akan mencoblos dua kali. Satu yang umum, dan satu yang khusus calon perempuan.

“Kalau yang laki-laki hanya sekali memilih. Yang umum saja,” lanjut dia.

Ini merupakan kali pertama implementasi itu. Karena memang periode anggota BPD baru habis semenjak aturan itu terbit.

“Kesetaraan gender diharapkan mampu melahirkan desa yang mandiri juga. Khususnya dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk pemerintah desa,” jelas dia.

Saat ini sudah ada 6 desa tergelar pemilihan. Yang terjadwal pada tahun ini melakukan pemilihan ialah 22 desa.

“Kali ini semua desa itu sepakat mekanismenya pemilihan umum (Pemilu),” ungkap dia.

Yang terbaru ialah Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku. Jumlah pemilih di sana ada 877 suara. Dari dua tempat pemungutan suara (TPS).

Calonnya sendiri 19 peserta. Terdiri dari 8 perempuan dan 11 laki-laki di sana.

Dalam masa pandemi proses pemilihan menerapkan protokol kesehatan. Sepeti memakai masker, wajib mencuci tangan sebelum memilih, dan suhu tubuh turut diukur.

Selanjutnya masih ada 16 desa yang bakal menggelar. Di antaranya, Girimukti, Bukit Subur, Giripurwa, Babulu Darat, Babulu Laut, Gunung Intan, Gunung Makmur, Sebakung Jaya, Sumber Sari, Gunung Mulia, Tengin Baru, Bukit Raya, Bumi Harapan, Agro Mulyo, dan Semoi Dua.

Baca juga: Dua Paslon Bontang Senang dengan Nomor Urutnya

“Terakhir 22 Oktober. Desa Sri Raharja, Babulu,” pungkas Nurbayah. (rsy/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar