Lanjutkan Perjuangan

SANG petahana, Muharram harus gugur dari pencalonan karena tutup usia di Rumah Sakit (RS) Pertamina pukul 16.45 Wita, Selasa (22/9), saat menjalani perawatan akibat terkonfirmasi COVID-19. Namun, perjuangannya tidak pupus. Konstelasi dan tahapan pilkada tetap berjalan.

MESKI rasa duka masih mendalam, tim pemenangan RAGAM Pesona Berau tengah mempersiapkan calon pengganti mendampingi Gamalis bertarung di Pilkada. Sebelum batas waktu yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berakhir. Yakni tujuh hari.

Salah satu sosok yang berpeluang besar menggantikan perjuangan petahana di kontestasi politik 9 Desember mendatang, yakni sang istri. Sri Juniarsih. Bahkan sudah ramai jadi perbincangan di masyarakat. Namun, tim pemenangan belum bisa memastikan dan enggan menyebut sosok pengganti Muharram. Karena masih menunggu hasil keputusan dari DPD PKS Kaltim.

Disampaikan Ketua Tim Pemenangan RAGAM Pesona Berau, Ahmad Najib Fathoni, pihaknya masih berduka atas kepergian almarhum dan terus mendoakannya. Namun, pihaknya tidak bisa tinggal diam. Juga harus menatap ke depan, melanjutkan perjuangan Muharram. Karena itu menjadi amanah beliau sejak awal memutuskan maju kembali di pilkada.

“Pakde jangan tinggalkan saya, terus berjuang bersama saya,” ucapnya menirukan perkataan Muharram.

Lanjut Pakde Toni –sapaan akrab Ahmad Najib Fathooni, siapa pun tokoh yang akan menjadi bakal calon bupati, pastinya harus bisa melengkapi dan mengisi kekurangan Gamalis. Harus memiliki visi dan misi yang sama, terutama mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pihaknya juga sedang menggodok nama-nama tokoh yang dimungkinkan bisa menggantikan Muharram nantinya. Terutama internal DPD PKS Berau, siapa calon pengganti yang akan diusung.

“Untuk nama-nama yang akan masuk nominasi kita lihat saja nanti,” terangnya.

Setelah DPD PKS telah menentukan calon yang akan diusung, akan dilakukan pertemuan lintas partai koalisi dalam mengambil keputusan. Baik pengusung maupun pendukung.

“Kalau tidak malam ini, besok keputusannya. Harus secepatnya, karena harus mengejar waktu. Terutama menyiapkan persyaratan untuk diantarkan ke KPU,” katanya, Rabu (23/9).

Sementara bakal calon wakil bupati Berau, Gamalis mengutarakan, setelah kepergian almarhum, bukan hanya kehilangan pasangan politik. Tetapi juga sosok yang mengayomi, sosok yang begitu dekat dengan keluarga dan masyarakat.

“Walaupun waktu yang diberikan singkat, mudahanproses penggantian ini akan terlaksana sesuai jadwal KPU,” ujarnya.

Meski sedang berduka, tim tetap jalan. Karena ini menjadi amanah almarhum Muharram yang harus dilanjutkan. Bergerak dalam proses pencarian pengganti, dengan menginventarisir sejumlah nama-nama figur calon kepala daerah.

“Mudahan malam ini sudah ada,” katanya siang kemarin.

 Sejauh ini, ungkap Gamalis, tim pemenangan RAGAM Pesona Berau masih solid. Bahkan semangat menggebu-gebu melanjutkan perjuangan Muharram. Desak-desakan jangan mundur terus disuarakan hingga relawan dan simpatisan di perkampungan.

“Minta doanya saja. Perjuangan kami belum selesai. Inya Allah, amanah yang diberikan beliau (Muharram) akan kami laksanakan dengan maksimal,” pungkasnya. */JUN/APP

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar