Kutim Kembali Zona Merah, Diskes Terus Lakukan Tracing

Kutim, nomorsatukaltim.com – Setelah mendapatkan 13 kasus tambahan terkonfirmasi positif COVID-19.

Rabu (23/9/2020) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menerima kasus tambahan baru sebanyak 21 orang. Kutim yang tadinya di zona orange kini berubah ke zona merah.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim, Bahrani Hasanal pun menyebutkan akibat adanya kasus tambahan sebanyak 21 orang itu. Kutim menjadi sudah tidak aman.

Tambahan itu berasal dari klaster Pertamina dan beberapa perusahaan lainnya. Ledakan kasus ini tentu menjadi tugas berat bagi tim kesehatan. Pasalnya direncanakan rumah sakit rujukan COVID-19 tak akan melayani pasien yang sakit biasa melainkan hanya akan menangani pasien COVID-19 saja.

“Sampai hari ini sudah ada 306 kasus itu sudah dengan kasus baru. Yang kemarin klaster ASN hari ini klaster Pertamina. RSUD mungkin akan menutup kembali pelayanan umumnya sebab ledakan kasus kembali terjadi,” ujarnya saat ditemui.

Lebih lanjut, Bahrani menerangkan nantinya apakah akan menambah rumah isolasi atau sebagainya. Pasalnya RSUD Kudungga sudah penuh.

Bahrani juga menjelaskan bahwa di hari yang sama sudah melakukan kontak tracing, sebanyak 60 orang melakukan uji swab orofaring dan hasilnya akan keluar dalam waktu tiga hari ke depan.

Pilkada Kukar 2020 Sebaiknya Ditunda, Alif Turiadi : Lebih Baik Kehilangan Waktu, Dibandingkan Nyawa

“Karena karyawan Pertamina itu kebanyakan warga lokal jadi kita antisipasi itu. Kenapa banyak kasus temuan karena dari hasil tracing itulah, kalau hanya rapid kurang akurat,” jelasnya. (fs/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar