Gencarkan Diversifikasi Olahan Ikan

Pelatihan diversifikasi pangan olahan ikan di Merancang.(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dinas Perikanan Berau gencar melakukan pembinaan diversifikasi atau penganekaragaman olahan ikan di kecamatan dan kampung yang berpotensi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Perikanan Berau, Dewi Rosita mengungkapkan, peranekaragaman olahan ikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Agar gemar mengomsumsi ikan. Juga meningkatkan perekonomian.

Dewi menjelaskan, mengomsumsi olahan ikan dapat meningkatkan imunitas tubuh. Selama ini, katanya, masih banyak masyarakat, khususnya anak-anak yang kurang gemar makan ikan. Alasannya, banyak duri yang membahayakan.

Makanya, dilakukan pengolahan untuk penganekaragaman. Bisa berupa bakso ikan, samosa, dan nugget.

“Di tengah pandemik kami gencarkan pembinaan. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya, Rabu (23/9).

Pelatihan penganekaragaman olahan ikan disebutkan telah dilakukan di Merancang. Selanjutkan di Suaran dan di Tanjung Redeb. “Anggarannya menggunakan APBD, anggaran kampung dan pihak ketiga,” ungkapnya.

Menurut Dewi, masyarakat terbuka menerima pelatihan. Sebab mereka memang membutuhkan bimbingan. Namun tidak bisa semua wilayah.

Sebab ada daerah yang terkendala, terutama perkampungan yang belum teraliri listrik 24 jam. Seperti di Tabalar Muara dan Pegat Batumbuk.

“Bila punya produksi ikan atau udang, dipasarkan untuk bahan baku. Tapi ada juga mengolah menjadi olahan kering meskipun tidak banyak,” imbuhnya.

Terkait pemasaran hasil olahan diversifikasi, warga memanfaatkan koperasi perikanan, dan pemasaran melalui media online. (RAP)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar