Benih dan Pupuk untuk Petani Bawang dan Cabai


Produksi tanaman bawang dan cabai diharapkan meningkat dengan adanya bantuan benih dan pupuk.(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau menggelontorkan dana untuk pertanian hortikultura.
Kasi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Distanak Berau, Muhammad Saleh mengatakan, ada pergeseran dana di APBD Berau.

Dialihkan untuk peningkatan produksi bawang merah dan cabai.
Rinciannya, untuk tanaman cabai sebesar Rp 175 juta. Bantuannya paket
lengkap, benih dan pupuk. Sedangkan untuk bawang merah hanya benih dengan total anggaran Rp 175 juta. Diperuntukkan di lahan seluas 5 hektare.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

“Untuk bawang merah ini hanya bisa berupa benih saja, karena lebih mahal
dibandingkan paket cabai,” jelasnya, Minggu (20/9).

Saleh menjelaskan, awalnya Pemerintah Provinsi Kaltim juga akan menggelontorkan bantuan ke petani cabai dan bawang merah. Untuk 25 hektare cabai dan bawang merah 20 hektare.

Namun, anggaran tersebut belum bisa dipastikan akan cair. Tergantung kondisi wabah COVID-19. Sebab bisa saja dialihkan ke hal yang lebih urgen.
Khusus APBD Berau, bantuan telah disalurkan. Saleh menjelaskan, untuk
bantuan petani bawang disalurkan ke Kecamatan Gunung Tabur.

Sedangkan cabai dibagikan di daerah Teluk Bayur, Sambaling, Tabalar dan Batu Putih.

Menurutnya, kondisi hortikultura di Kabupaten Berau masih berfokus pada cabai dan

bawang. Sebab, kedua tanaman ini berpotensi jadi komoditas unggulan.

“Harapan kami, bawang dan cabai bisa menjadi menyanggah di Kabupaten Berau. Jadi jadi tidak perlu mencari dari luar atau minimal bisa menekan harga ketika komoditi meningkat,” tandasnya. (RAP).

Saksikan video menarik berikut ini: