Rute Jakarta dan Surabaya Mendominasi

Penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan

BALIKPAPAN, nomorsatukaltim.com – Sepekan sudah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Pemberlakuan tersebut dipastikan tak berpengaruh signifikan pada penerbangan di Balikpapan.

PT Angkasa Pura I, pengelola Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMSS) Balikpapan mengklaim tak ada dampak signifikan terhadap kebijakan tersebut. 

“Mudah-mudahan kebijakan PSBB di Jakarta memang tidak berdampak signifikan terhadap keinginan masyarakat untuk bepergian,” jelas General Manager PT Angkasa Pura I Balikpapan, Bandara SAMSS, Barata Singgih Riwahono, Jumat (18/9).

Menurut Barata, dalam sepekan berlangsung penerbangan dari Balikpapan ke Jakarta atau sebaliknya masih seperti biasa. Hal itu karena animo masyarakat untuk tujuan Jakarta masih tinggi. “Selain rute Jakarta. Rute Balikpapan-Surabaya juga tinggi peminatnya,” ujarnya.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Apabila PSBB berdampak pada penerbangan di Bandara SAMSS Balikpapan. Maka akan memengaruhi pergerakan ekonomi di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. “Mudah-mudahan tidak,” harapnya.

Berdasarkan datanya, hari pertama penerapan PSBB di Jakarta, Senin (14/9), sempat terjadi penurunan penumpang. Namun, Selasa (15/9), kembali normal. “Jadi kalau ada penurunan penumpang pasti tidak signifikan,” tandasnya.

Baca Juga: Wali Kota Balikpapan Apresiasi Penerapan Dokumen PCR di Bandara Sepinggan

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

Dia menyebut jumlah penumpang tujuan Jakarta atau pun sebaliknya fluktuatif. Kata Barata, jika rata-rata penumpang sekitar 70 persen, maka sejak diberlakukan PSBB ketat Jakarta, penumpang masih di atas rata-rata 60 persen. “Jakarta dan Surabaya yang masih mendominasi, keberangkatan dan kedatangan,” ujarnya.

Sementara penerbangan ke daerah wisata seperti Jogjakarta maupun Bali masih jauh di bawah rata-rata normal, karena pandemi covid-19. Pariwisata di Bali bahkan belum dibuka untuk umum “Kalau daerah wisata memang belum,” imbuhnya ramah.

General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Balikpapan, Boydike Kussuadiarso menjelaskan, perusahaan menghormati keputusan pembelakuan PSBB. Penerbangan dengan kode GA ini juga akan mengutamakan safety dan kenyamanan penumpang. “Artinya tetap memberlakukan physical distancing. Penyemprotan disinfektan ke semua pesawat sebelum berangkat,” kata Boydike Kussuadiarso, baru-baru ini.

Saat ini jumlah rute penerbangan Garuda Indonesia dari Balikpapan sebanyak enam penerbangan. Yaitu Tujuan Balikpapan – Jakarta dengan dua kali penerbangan, tujuan Berau 1 kali, Banjarmasin dan Jogjakarta masing-masing 1 kali penerbangan.

Kemudian tujuan Surabaya dan Makassar yang juga satu kali penerbangan. “Saat ini belum ada penambahan rute. Karena masih melihat tute-rute yang tersedia,” ujar Boydike. (fey)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: