Bantuan Bibit Kelapa Dalam Disalurkan

Dinas Perkebunan Berau memberikan bibit kelapa dalam di Kampung Giring-Giring (IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dinas Perkebunan Berau menyalurkan bantuan bibit unggul

kelapa dalam sebanyak 5.200. Di Kampung Giring-Giring Kecamatan Biduk-Biduk.
Kepala Bidang Produksi, Ardani Iwan menjelaskan, bantuan tersebut merupakan respons atas permintaan kelompok tani yang berada di kampung itu. Sebab, tanaman yang ada saat ini sudah tua, sehingga tidak bisa berproduksi maksimal. Sedangkan kelapa dalam merupakan komoditas unggulan.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Bibit bantuan kelapa didatangkan dari Manado Sulawesi Utara. Rencana awalnya mereka ingin mendatangkan dari daerah Samboja, namun tidak bisa disiapkan dalam jumlah banyak.

“Saat ini sedang berlangsung penanaman. Masih ada juga yang masih
membersihkan ladang. Kami harap bisa gerak cepat, biar tidak masuk masa
tanam saat kemarau,” ujarnya kepada Disway Berau, Kamis (17/9).
Ardani Iwan mengaku masih belum bisa memberikan bantuan secara menyeluruh.

Karena anggaran yang terbatas. Tahun ini baru untuk 40 hektare.
Ia mengharapkan hasil jangka panjang kelapa dalam. Bibit yang diberikan pun unggul. Agar nantinya bisa terbentuk blok penghasil tinggi.

“Karena wilayah terdekat blok penghasil tinggi untuk jenis kelapa dalam
hanya berada di Samboja. Jika di Kecamatan Biduk-Biduk dapat menghasilkan kelapa
unggulan, maka bisa terwujud blok penghasil tinggi,” katanya. Ke depan, bila butuh bibit unggul, tambahnya, tidak ambil dari luar. Tapi dari Berau sendiri.

Namun petani perlu memerhatikan tanamannya dengan baik. Sebab banyak kendalanya. Salah satunya gangguan hama. Iwan menjelaskan, hama yang mengganggu dilokasi berupa gangguan hama babi, sapi dan beruang. (RAP).

Saksikan video menarik berikut ini: