Gawat, Tak Ada Stok Darah untuk Umum Lagi di Kukar

Kukar, nomorsatukaltim.com – Kurangnya jumlah stok darah, masih menjadi permasalahan klasik Palang Merah Indonesia (PMI). Banyaknya keperluan akan darah, belum sebanding dengan jumlah pendonor yang datang. Seperti yang terjadi  di PMI Kutai Kartanegara.

Tiap bulannya, PMI Kukar mengalami kekurangan stok darah mencapai 150 kantong darah. Itu sebelum terjadi pandemi COVID-19.  Pada saat kondisi sekarang, kekurangan semakin bertambah. Hampir menyentuh angka 100 kantong darah perbulannya.

PMI Kukar pun terus jemput bola dan berinisiatif untuk bagaimana caranya dapat memenuhi kebutuhan dan persediaan darah. Salah satunya dengan menggelar donor darah. Dibuka secara umum, dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Selama tiga hari, sejak 17-19 September 2020. Dengan target 300 kantong darah.

“Harapannya dengan adanya kegiatan kebutuhan darah di rumah sakit untuk masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Ketua PMI Kukar Pahruddin pada Disway Kaltim, Kamis (17/9/2020).

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Tidak menutup kemungkinan, kegiatan akan terus dilakukan secara rutin. Di 18 kecamatan se-Kukar.

Terkait persediaan kantong darah saat ini. Pahruddin sebut, jumlahnya terbatas. Tidak ada persediaan darah untuk umum. Hanya ada stok darah yang diambil dari keluarga pasien. Untuk kebutuhan pasien yang bersangkutan. Jadi untuk umum sementara tidak ada.

“Jadi mereka menyumbang (donor darah) bukan untuk umum, yang ada saat ini di PMI Kukar untuk keluarganya sendiri,” lanjut Pahruddin.

Untuk pemenuhan kebutuhan darah. Mau tidak mau, saat ini PMI Kukar harus berkoordinasi dan berharap ada stok darah dari PMI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Itupun sama, dengan jumlah stok darah yang terbatas. (mrf/ava)

Saksikan video menarik berikut ini: