Pembagian Bansos korban COVID-19, Syukri: Jangan Sampai Ada Gejolak

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Penggunaan anggaran COVID-19 akan diawasi bersama. Oleh DPRD dan Badan Pemeriksa Keuangan Daeah (BPKD) pekan depan.

“Sebagai bahan laporan kami di pansus,” ujar Ketua Pansus COVID-19 Syukri Wahid, saat ditemui, Selasa (15/9) kemarin.

Salah satu yang dibahas yakni wacana penambahan bantuan sosial atau bansos. Program jaring pengaman sosial yang rencananya disalurkan untuk lima bulan atau sampai akhir tahun. Tapi penerimanya tidak sebanyak bansos yang sudah dilakukan sebelumnya. “Ini yang akan kita perjelas. Siapa penerimanya, berapa tambahannya,” ungkapnya.

Syukri menerima masukan dari para ketua RT. Bahwa untuk bansos selanjutnya tidak perlu mengurangi volume penerima. Tapi mengurangi jumlah atau nilai bantuannya. Semula pihaknya sempa mewacanakan besaran dana tak terduga akan ditambah lagi. Jika penghitungan awal ada sekitar 68 ribu KK. Maka, jika per orang diberi bantuan Rp 100 ribu, anggaran yang disisihkan mencapai Rp 8 miliar per bulan. “Ini masukan yang bagus,” sebutnya.
Menurutnya usulan tersebut cukup baik. Sehingga pihaknya punya beberapa opsi untuk dibahas dalam rapat nanti, selain . “Yang saya dengar dari 30 persen KK secara keseluruhan itu disortir lagi sampai dengan 30 persen,” imbuhnya.

Ia menekankan penyaluran bansos itu diperuntukkan bagi siapa pun. Sebab dari informasi yang ia terima, cukup banyak pengurangan kuota penerima. Jika hanya dibatasi sampai 30 persen dari total penerima bansos sebelumnya yang berjumlah sekitar 68 ribu KK. Ia berharap jangan sampai terjadi gejolak social gara-gara mekanime pembagian bansos ini.

Untuk jaring pengaman sosial yang sebelumnya sudah diselesaikan, yakni bansos dari bulan Maret, Mei, Juni dan Juli. Menurut Syukri sudah tepat sasaran untuk mengcover 30 persen jumlah Kepala Keluarga (KK). Dengan realisasi sekitar 68 ribu KK, yang asal anggarannya dari APBD Balikpapan. “Itu yang kami catat sumbernya bukan cuma kita (APBD Balikpapan) ada juga dapat dari provinsi 18 ribu, kalau nggak salah. Maka totalnya itu sudah melebihi target,” katanya.

Sementara itu sejauh ini penyerapan anggaran sudah sampai seratus persen, plus ada tambahan. “Nah ini juga yang mau kita tanyakan dalam rapat nanti,” imbuhnya. (ryn/boy)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar