Proyek Bontang Citimall Rugikan Warga, Kontraktor Bakal Ganti Rugi

0

BONTANG, Nomorsatukaltim.com— Warga RT 26, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan mengaduh.

Rumah mereka kerap terendam air. Kondisi itu dialami sejak proyek Bontang Citimall dibangun 3 bulan terakhir.

Warga akhirnya mengadu ke DPRD Bontang. Dan langsung ditindaklanjuti. Komisi III DPRD  turun basis. Ke RT yang mengaduh sering banjir itu.

Di lokasi, dewan tak heran warga sering mengeluh. Posisi proyek saat ini berada di ketinggian. Setelah diurug tanah berkubik-kubik sampai jadi bukit.

Dulu, lokasi itu awalnya lahan kosong. Yang aliran airnya langsung ke anak sungai. Sejak ada proyek itu, tanah yang mulanya kosong jadi bukit.  Alhasil, aliran air mengalir deras ke bawah : RT 26 Tanjung Laut.

Tapi dewan sudah garansi. Ada pertanggungjawaban dari kontraktor proyek : PT Abipraya.

Katanya kontraktor akan ganti rugi. Akan buat saluran air supaya tak menggenangi rumah warga lagi.

“Katanya mau ganti rugi semua masalah yang timbul akibat proyek itu,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD, Abdul Samad kepada wartawan.

Ternyata masalahnya bukan hanya banjir. Aktivitas konstruksi di lokasi proyek berimbas ke rumah warga di sekitar. Getaran dari tiang pancang buat pondasi rumah warga miring.

Kata Samad, nanti akan diganti juga rumah yang rusak itu. Yang mulai miring akibat getaran saat proses pemancangan.

“Humasnya bilang nanti akan diganti, dirobohkan dulu rumah yang miring-miring tadi baru dibangun ulang,” jelasnya lagi.

Staf Humas PT Abipraya, Rizki memilih irit bicara. Katanya, tunggu hasil pendataan rumah-rumah yang rusak. Tapi dipastikan perusahaan bakal tanggung jawab.

“Soal realisasi nanti kita lihat. Tentu kita tanggung jawab,” ungkap Rizki. (wal/ava)

Share this :

Leave A Reply