Tahun Depan, PDAM Masuk Babulu

0

PPU, nomorsatukaltim.com – Kebutuhan air bersih masyarakat Penajam Paser Utara (PPU) belum merata. Perusahaan Umum Air Minum (PDAM) Benuo Taka berupaya untuk memenuhi itu. Setidaknya perluasan penerima manfaat bisa terealisasi tahun 2021.

Pemerintah daerah berencana membangun Water Treatment Plant (WTP) baru. Lokasinya di Babulu.

Pendaftaran sambungan rumah (SR) untuk menikmati air bersih itu akan segera dibuka. Awal Oktober nanti.

“Pada APBD 2021 akan dianggarkan,” kata Direktur Utama PDAM Benuo Taka, Abdul Rasyid Senin (14/9/2020).

WTP itu nantinya bakal memiliki kapasitas 10 liter per detik. Diperkirakan cukup untuk melayani 1.000 hingga 1.500 penerima manfaat.

Selain itu, masih ada lagi program perluasan dari pemerintah pusat.

“Bupati juga telah menandatangi persetujuan ke Kementrian PUPR RI untuk ikut Program MBR Tahun 2021. Sejumlah 2.500 SR,” imbuhnya.

Jumlah 2.500 SR itu, 1000 SR diperuntukkan untuk bagi warga di Kecamatan Babulu. Sementara sisanya tersebar ke Penajam, Waru, dan Sepaku.

Untuk diketahui, Kecamatan Babulu merupakan wilayah baru sebagai penerima manfaat.

“Minggu depan akan kami mulai proses pendaftaran. Untuk masyarakat di Babulu. Ini akan dibuka hingga 30 Oktober mendatang. Atau sampai dengan memenuhi kuota 1.000 SR,” ujar Rasyid.

Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR PPU Ricci Firmansyah mengatakan usulan anggaran telah ada pada APBD 2021. Kebutuhannya sekira Rp 15 miliar.

“Mudah-mudahan usulan bisa disetujui. Sehingga jaringan pipa bisa sampai masuk ke wilayah Babulu,” ucap Ricci.

Sesuai rencana, WTP Babulu bakal memanfaatkan air baku dari waduk Desa Babulu Darat. Sekira 7 kilometer jaringan pipa akan terbangun. Melintasi Desa Gunung Intan, Babulu Darat hingga Babulu Laut.

Disebutkan pembangunan WTP ini merupakan program pemerintah. Demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pengelolaannya ada di PDAM Benuo Taka.

Ia berharap pembangunan mendapatkan dukungan anggaran lainnya. Yaitu sokongan dari bantuan keuangan (bankeu) dari provinsi.

“Karena dari empat kecamatan di PPU, hanya Kecamatan Babulu yang belum terlayani air PDAM hingga saat ini,” tutupnya. (rsy/ava)

Share this :

Leave A Reply