Giliran Pelaku Perjalanan Lagi

0

Foto Int

Tanjung Redeb, Disway– Kasus terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Bumi Batiwakkal semakin bertambah. Kali ini paling banyak dari pelaku perjalanan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi mengatakan, pihaknya kembali mendapati penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 13 kasus.

“Iya kali ini bertambah lagi pasien positif,” ujarnya kepada Disway Berau, Minggu (13/9).

Bahkan, dari rilis kali ini, ada pasien yang dinyatakan terkonfirmasi saat berada di Samarinda. Disebutkannya, ANP (22) warga Tanjung Redeb dengan kode Berau-223.

“Dia warga Berau yang setelah dilakukan PCR hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19,” katanya.

Selain itu, ada juga DEA (30) dengan alamat Kecamatan Tanjung Redeb, merupakan pelaku perjalanan dari Samarinda, kemudian disebut Berau-213.

Lanjutnya, MFN (19) pelaku perjalanan dari Blora dengan kode Berau-214. SFS (26) perjalanan dari Pekanbaru dengan kode Berau-215.

Kemudian, VS (30) warga Gunung Tabur juga pelaku perjalanan dari Semarang dengan kode Berau-216. SG (37) pelaku perjalanan dari PPU, selanjutnya disebut Berau-217.

Bukan hanya itu, Iswahyudi juga menyebutkan nama-nama pasien lainnya. Yakni, SAB (22) juga merupakan pelaku perjalanan dari Makassar dengan kode Berau-219.

“Itu adalah pasien yang baru saja terjaring. Dan itu semua merupakan pelaku perjalanan,” ungkapnya.

Selain pelaku perjalanan, rilis kali ini juga dibarengi dengan adanya kasus transmisi lokal. Bahkan, dari kasus ini juga ada yang merupakan kontak erat Bupati Berau.

“SJ (44) merupakan klaster keluarga kontak erat Berau-199 dengan hasil PCR Positif (Berau-222),” sebutnya.

Selain itu juga, didapati klaster keluarga lainnya. Namun, bukan dari keluarga Bupati. Yakni, TEN (44) merupakan klaster keluarga yaitu kontak erat Berau-202 dengan hasil PCR positif. Selanjutnya disebut Berau-211. KFL (11) dengan kontak erat Berau-202, selanjutnya disebut Berau-212.

“Ini ada dua juga dari klaster keluarga,” ungkapnya.

Bukan hanya penambahan kasus, hari ini (kemarin) juga ada pasien sembuh dari klaster Gang Jeruk. Kali ini dua orang.

Dengan demikian, klaster Gang Jeruk hanya menyisakan enam pasien.

“Iya sisa segitu, karena hari ini sembuh dua, semoga tidak ada bertambah lagi dari klaster ini,” pungkasnya.*FST/APP

Share this :

Leave A Reply