Belum Final

0

Budi Harianto

Tanjung Redeb, Disway – Jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Berau di Pilkada 2020 sudah disahkan dalam pleno, Minggu (13/9). Terjadi peningkatan dibandingkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2019.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, jumlah DPS di Kabupaten Berau sebanyak 160.040 pemilih. Jumlah itu, berdasarkan akumulasi dari 13 kecamatan di Bumi Batiwakkal, dengan DPS paling kecil di Kecamatan Maratua sebanyak 2.534 pemilih, dan terbesar di Tanjung Redeb 45.265 pemilih. Jumlah total tempat pemungutan sementara (TPS) 554 lokasi. (Selengkapnya lihat grafis)

Ketua KPU Berau, Budi Harianto mengatakan, jumlah DPS berdasarkan hasil pendataan melalui pencocokan penelitian (Coklit) oleh Petugas Pemuktakhiran Data Pemilih (PPDP).

Pendataan dengan skema door to door berlangsung sejak 15 Agustus-13 September.

“Data tersebut telah disahkan dalam rapat pleno terbuka hari ini (kemarin, Red). Disaksikan Bawaslu,” katanya kepada Disway Berau, Minggu (13/9).

Namun, data ini belum final dan akan diperbaiki. Rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat kabupaten/kota untuk ditetapkan sebagai DPT pada 9-18 oktober. Jika masih ada yang berlum terdaftar, Budi meminta segera melapor ke PPS atau KPU untuk dimasukkan ke dalam daftar pemilih. Sebelum diumumkan pada 28 Oktober-6 Desember, atau tiga hari jelang pemilihan.

“Setelah ditetapkan DPT akan disampaikan kepada instansi atau parpol terkait hasil finalnya,” terangnya.

Pihaknya juga menemukan pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam proses Coklit. Namun, Budi belum bisa memastikan angka pastinya. Karena data TMS masih dipegang bagian Divisi Data KPU.

Sementara, pemilih yang masuk TMS ada beberapa kriteria, yakni meninggal dunia, data ganda, di bawah umum, pindah domisili, pemilih tidak dikenal, TNI/Polri, hak pilih dicabut, tidak ditemukan dalam proses coklit dan bukan penduduk.

“Biasanya paling banyak ditemukan meninggal dunia dan pindah domisili,” terangnya.

Lanjut Budi, jika dibandingkan DPT pemilu 2019, jumlah DPS pilkada 2020 mengalami peningkatan sebanyak 9.812 pemilih. Dari 150.228 menjadi 160.040 pemilih yang akan menyalurkan suaranya pada 9 Desember mendatang. Dengan pemilih laki-laki sebanyak 85.322 dan perempuan 74.718. Di mana, pemilih disabilitas dan lembaga pemasyarakatan sudah masuk ke dalam data tersebut.

Terkait pemilih di lembaga pemasyarakatan, harus ada pemberlakuan khusus. Hanya saja, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pusat, terkait mekanisme tahanan dan narapida untuk menyalurkan hak suaranya.

“Apakah menggunakan TPS khusus atau ada skema lainnya. Jadi kami masih menunggu itu,” pungkasnya. */JUN/APP



Leave A Reply