Yudisium Virtual ala STT Migas Balikpapan

0

Sepuluh Mahasiswa di Lokasi, Sisanya Daring

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan menggelar Yudisium semester genap tahun akademik 2019-2020 untuk program Sarjana (S1) Prodi Teknik Perminyakan,  Ahli Madya (D3) Prodi Teknik Instrumentasi dan Elektronika Migas, serta Prodi Teknik Pengolahan Migas, Sabtu (12/9/2020).

Yudisium kali ini dilakukan di Gedung LPPM STT Migas, yang dihadiri oleh para pengurus STT Migas, Ketua STT Migas, Ketua Yayasan, Ka Prodi masing-masing jurusan, perwakilan dosen program studi, dan sepuluh mahasiswa yang mewakili peserta yudisium lainnya untuk hadir di STT Migas. Sementara untuk peserta yudisium lainnya mengikuti jalannya acara melalui video conference.

Para mahasiswa yang mengikuti yudisium kali ini adalah 215 orang dari Program S1 Teknik Perminyakan, 34 orang dari Program D3 Teknik Instrumentasi Elektronika Migas, serta 21 orang dari Program D3 Teknik Pengolahan Migas.

Ketua STT Migas Balikpapan, Dr Lukman ST MT berharap, para mahasiswa yang mengikuti yudisium kali ini ketika memasuki dunia kerja nantinya bisa bermanfaat. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk banyak orang, serta bisa berperan aktif, sumbangsih pemikiran, ide dan sebagainya dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.

“Apalagi kita lebih berkonsentrasi pada industri migas dari sektor hulu hingga hilir, dan ini merupakan keunggulan bagi para mahasiswa STT Migas. Hal itu bisa dibuktikan dengan peranan yang luar biasa juga dari alumni-alumni kita yang telah terjun ke industri migas, salah satunya adalah alumni yang ikut terlibat dalam penemuan cadangan energi gas terbesar dalam sejarah Turki,” ujarnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, salah satu alumni STT Migas Balikpapan turut serta dalam penemuan cadangan gas alam sebesar 320 miliar meter kubik yang ditemukan di sumur Tuna-1, sekitar 100 mil laut di pantai utara Turki di Laut Hitam.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu ia menyampaikan, untuk prosesi wisuda sendiri kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir Oktober.

”Masih kita pertimbangkan dan persiapkan semuanya, nanti akan ditentukan apakah dalam pelaksanaannya dilakukan secara online atau ada solusi-solusi lain yang memungkinkan,” tambahnya.

Ia berharap, ke depannya STT Migas dapat selalu melahirkan lulusan-lulusan terbaik, dengan mengedepankan mutu pendidikan yang selalu memperhatikan sistem pembelajaran, praktik lapangan, kurikulum serta sistem manajemennya agar visi-misi yang ada dapat tercapai.

Senada, Wakil Ketua 1 STT Migas, Bambang Sugeng ST MT menambahkan, ia berharap ke depan agar para mahasiswa STT Migas setelah lulus agar dapat segera mengisi lowongan-lowongan pekerjaan, khususnya di bidang migas yang berada di Kalimantan. Seperti proyek pengembangan kilang dan sebagainya.

“Apalagi materi yang kita berikan baik teori maupun praktik sesuai dengan kebutuhan industri, jadi kita tidak jauh-jauh dari apa yang dibutuhkan industri migas saat ini,” terangnya.

Sementara itu, salah satu lulusan terbaik dari program S1 Teknik Perminyakan yang mengikuti yudisium kali ini, Baiq Maulinda Ulfah ketika ditanya apa saja hal-hal yang akan diingat selalu tentang STT Migas, saat sudah terjun ke dunia kerja nantinya, ia menyampaikan akan selalu mengingat dosen-dosen yang selalu mengajarkan disiplin, siap menerima tekanan, kerja keras, serta manajemen waktu.

Mahasiswi asal Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara ini meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94.

“Pencapaian ini tak lepas dari doa orangtua, kedua adik saya, teman-teman yang selalu mendukung serta seluruh civitas akademika STT Migas,” ungkapnya.

Ia berniat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, karena menurutnya belajar membuatnya nyaman. Namun ia juga tak menampik jika ada kesempatan untuk langsung bekerja maka ia berencana memilih pekerjaan onshore yang merupakan rig, sumur bor minyak dan gas di daratan.

Sebagai Penutup, Ketua Panitia acara Yudisium kali ini, Ir. Hamriani Ryka ST MT berterima kasih atas kerjasama segala pihak yang telah membuat acara ini dapat berjalan lancar, serta mengikuti protokol kesehatan yang ada. Ini adalah momen yang penting bagi para mahasiswa STT Migas.

”Semoga para mahasiswa ini dapat berkontribusi secara aktif dalam masyarakat, dan saya berharap nantinya ketika momentum proses wisuda dapat berjalan dengan lancar, dan wabah pandemi ini segera mereda,” pungkasnya. (Adv/ers/zul)

Share this :

Leave A Reply