Brakk! Jembatan Gantung Pepara Paser Runtuh

Paser, nomorsatukaltim.com – Jembatan gantung Pepara, Paser Belengkong, Kabupaten Paser runtuh, Minggu sore (13/9/2020). Kejadian diketahui sekira pukul 15.00 Wita. Informasi awal, runtuhnya jembatan karena kelebihan beban.

“Ini diakibatkan overload. Kelebihan kapasitas karena banyak warga di atasnya,” kata salah seorang Tim Rescue, Marwansyah.

Saat itu diketahui warga menyaksikan lomba balap perahu ketinting dari atas jembatan. Jembatan ini menjadi tribun penonton sejak pagi hari dimulainya lomba. Pun, diketahui kondisi jembatan yang sudah tua. Atas kejadian ini korban mengalami luka-luka ringan.

“Sementara ini tidak ada laporan korban jiwa atau hilang,” lanjutnya.

Jembatan ini melintasi Sungai Kandilo. Penghubung antar Kecamatan Tanah Grogot dan Kecamatan Paser Belengkong. Tak hanya dilintasi dengan berjalan kaki, kendaraan roda dua bahkan roda empat diketahui dapat melalui jembatan ini.

“Korban luka sudah ditangani paramedis,” tambah Marwan.

Kondisi jembatan bercat kuning ini rubuh di bagian tengah. Dengan material utama kayu ulin terperosok ke bagian sungai. Saat ini aparat dalam proses pemasangan garis polisi.

“Sekira pukul 18.00 Wita, piket pawas bersama piket penjagaan dan piket fungsi telah mendatangi Jembatan Pepara,” tutup Wakapolres Paser Kompol Boney Wahyu Wicaksono. (RSy/zul)

Komentar