Kontak Erat Bupati Negatif

Hasil swab test istri Muharram, Sri Juniarsih yang dinyatakan negatif COVID-19.(IST)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Tracing kontak erat Berau-199 (Bupati Berau) masih terus dilakukan. Dan 29 orang kontak erat telah melakukan swab, dengan hasil negatif. Termasuk Sri Juniarsih, istri Bupati Muharram.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi menyebut, 29 orang kontak erat Berau-199 yang dimaksud, merupakan anggota keluarga, pegawai di kediaman rumah dinas Bupati, dan rekan di lingkungan kerja. Seperti sekretaris Kabupaten Berau, asisten 1, asisten 2, asisten 3, Setkab Berau, kepala Dinas Perikanan serta kepala BPKAD Berau.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel terhadap kontak erat tersebut tidak terdapat tambahan kasus positif. Namun, kontak erat pasien positif COVID-19 Bupati Berau, tetap diimbau untuk melakukan karantina mandiri.
Bahkan, hasil Sri Juniarsih atau istri Muharram pun hasilnya negatif. Sri Juniarsih melakukan uji laboratorium di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

“Alhamdulillah semua hasilnya negatif,” ujarnya kepada Disway Berau, Jumat (11/9).

Dengan hasil tersebut, pihaknya makin kebingungan. Pasalnya, di mana awal Bupati Berau terpapar virus masih menjadi pertanyaan.“Kami masih mendalami ini,” katanya.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa besar kemungkinan Muharram bukan terpapar dari Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, yang sebelumnya dikabarkan positif.

“Iya, perkiraan tidak tertular dari Pak Menteri, tapi tertular dari orang lain dalam kurun waktu seminggu terakhir atau bahkan 3 hari terakhir,” ungkapnya.

Pihaknya pun terus melacak siapa saja yang memiliki kontak dengan Bupati Berau. Untuk itu, sekira 5 puskesmas langsung bersiap jika ditemukan masyarakat yang memiliki gejala.

Disebutkannya, puskesmas Tanjung Redeb, Sambaliung, Suaran, Maratua, dan Puskesmas Bugis.

“Untuk awal 5 puskesmas itu dulu. Tapi jika ada laporan di wilayah lainnya, maka akan kami tugaskan juga puskesmas setempat untuk menidaklanjuti,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Berau, Muharram mengaku, kondisi kesehatannya telah membaik setelah melakukan perawatan khusus di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

“Alhamdulillah selama mendapatkan perawatan dua hari ini, kondisi kesehatan saya membaik. Semoga Allah segera memberikan kesembuhan,” ujarnya.

Dengan kondisinya tersebut, Muharram mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang senantiasa memberikan dukungan serta doa untuk kesembuhannya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, dan masyarakat Berau, yang mendukung, memberi perhatian serta mendoakan kesembuhan saya. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya. Aminnn,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada komponen gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 yang senantiasa bekerja dengan penuh semangat dan risiko yang sangat besar.

“Terima kasih juga saya ucapkan untuk Pak Wabup, Kajari, Dandim, Kapolres, Walikota Balikpapan dan lain-lain,” tuturnya.

Pesan saya kepada masyarakat Berau, tetap patuhi protokol kesehatan, gunakan masker, dan rajin mencuci tangan. Semoga wabah ini cepat berlalu.

Seperti diketahui, Muharram terkonfirmasi positif setelah mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan di Balikpapan, terkait pencalonannya sebagai bupati Berau di Pilkada 2020. Bersama Gamalis calon wakilnya, ternyata juga dinyatakan negatif.

Gamalis kepada Disway membenarkan, jika hasil swabnya negatif. Dan Dia sempat kaget ketika Muharram dinyatakan terkonfirmasi.”Alhamdulillah saya sehat. Semoga Pak Muharram lekas diberi kesembuhan, kami mendoakan yang terbaik,”ujarnya singkat.*/fst/app

Komentar