Idris Senang Rumahnya Dibedah

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Bertahun-tahun tinggal di rumah tak layak huni dijalani Idris dan anak istrinya. Warga Jalan Giri Mulyo RT 23 KM 14, Balikpapan Utara itu terharu, ketika sebulan lalu, datang orang ingin membantu.

“Mereka bilang mau memerbaiki rumah saya, supaya kami bisa hidup lebih sehat,” kata pria 50 tahun ini.

Idris tak menyangka jika kedatangan sejumlah anggota Persatuan Asli Ormas Kalimantan; Banjar, Kutai, Dayak, Paser dan Tidung (PASAK Bakudapati) itu diwujudkan beberapa hari kemudian. Dan Jumat (11/9/2020), bapak dua anak itu tak kuasa menahan air mata kebahagiaan ketika menyaksikan tempat tinggalnya nampak baru. Bukan hanya cat rumahnya yang berubah hijau menyegarkan, namun dinding, rangka dan atap bikin nyaman.

“Terima kasih pada PASAK Bakudapati, semua anggota terkait dan tetangga yang membantu saya,” kata Idris terbata-bata.

“Saya enggak bisa balas kebaikan ini, Biar Allah yang membalas,” ujarnya.

Selama proses pembangunan rumah miliknya, Idris dan keluarga mengungsi ke rumah saudara. Rumah panggung sederhana ini memiliki dua kamar. Satu kamar untuk anak-anak mereka.

“Saya enggak menyangka mendapat bantuan ini. Karena didata cuma sebentar,” kata dia.

Program bedah rumah dari Pasak Bakudapati ini merupakan program gotong royong yang dilakukan secara swadaya dari anggota dan untuk masyarakat. Idris bersama istri dan dua anaknya merupakan perwakilan masyarakat Balikpapan Utara yang mendapatkan bedah rumah.

Kunci rumahnya diserahkan langsung dari Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Rahmad Mas’ud pada syukuran sederhana, Jumat (11/9/2020) sore. Rahmad Mas’ud menyerahkan kunci rumah kepada Idris. Sementara Ketua Pasak Bakudapati Nurachman menyerahkan secara simbolis kunci kepada wawali. Pada kesempatan itu, Rahmad Mas’ud mengatakan kegiatan bedah rumah merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Program ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat yang kurang beruntung. Konsep gotong royong seperti ini yang harus dicontoh dan ikuti,” katanya.

“Kehadiran saya secara pribadi ataupun sebagai wakil wali kota untuk memfasilitasi kita semua untuk saling bahu membahu untuk membantu saudara-saudara kita,” ujarnya.

Selain mengapreasi ormas Pasak Bakudapati, Rahmad juga berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainya.

“Yakni gotong royong bersama membantu dan bahu membahu membantu keluarga kita yang belum beruntung,” imbuh Rahmad.

Ia meminta warga yang hadir saling mendoakan sehingga dimudahkan dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan. Terutama membantu keluraga kurang beruntung.

“Sehingga apa yang dilakukan organisasi ini memberikan manfaat bagi warga dan kota Balikpapan,” katanya.

Ketua PASAK Bakudapati Nurachman menjelaskan, program bedah rumah ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yakni bedah rumah di Manggar dan saat ini di RT 23 KM 14 jalan Giri Mulyo.

“Alhamdulillah bisa tercapai semua. Ini berkat swadaya anggota tidak ada kita minta proposal apapun. Bener-bener ini ril anggota sendiri. Dikoordinator ketua PAC Utara pak Cipto,” katanya.

Pihaknya akan melanjutkan program ini di kecamatan Kota atau Selatan. Proses pembangunan hampir sebulan karena pengaruh hujan.

“Yang kerjakan anggota sendiri kalau lagi libur banyak yang bantu. Ya gotong royong sama dengan di Manggar. Biaya agak besaran 25 jutaan karena rumah ini berkaki,” ujarnya.

Penunjukan warga yang mendapatkan bedah rumah ini, tambah Nurachman berdasarkan kondisi rumah, dan kemampuan ekonomi warga yang bersangkutan. (fey/zul)

Tinggalkan Balasan