Fokus Latihan Fisik


Atlet arung jeram melakukan latihan rutin sebelum pandemik COVID-19 di Kabupaten Berau.


TANJUNG REDEB, DISWAY – Latihan rutin di air sementara dihentikan. Oleh atlet arung jeram Berau. Karena pandemik COVID-19.

Namun menurut Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Berau, Syarif Hidayat, latihan di rumah tetap dilakukan. Difokuskan pada latihan fisik.
“Pandemik membuat kami khawatir. Makanya, latihan di air tidak dilakukan. Menjaga kesehatan atlet dan pelatih,” ujarnya, Jumat (11/9).

Apalagi kata dia, mayoritas atlet arung jeram di Berau merupakan pelajar sekolah menengah atas (SMA). Tidak semua berasal dari Tanjung Redeb. Ada dari beberapa kampung. “Sebagian pulang kampung. Kan sekarang pembelajaran jarak jauh,” ungkapnya.

Terlebih, kata Syarif, tahun 2020 ini, tidak ada lomba arung jeram. Baik tingkat provinsi maupun nasional.

Kendati demikian, ia mengaku atletnya tetap rutin latihan mandiri di rumah masing-masing. Ini ditekankan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan fisik. Karena menurutnya, ketahanan fisik sangat penting.

Hal itu dirasakannya saat mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jambi, beberapa waktu lalu. “Kekuatan fisik sangat berpengruh. Saat Kejurnas di Jambi 2019 lalu, kekurangan atlet Berau yang mewakili Kaltim adalah fisik. Sehingga kami hanya mampu finis di urutan 4,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya terus menggenjot fisik para atlet. Agar dapat tampil maksimal saat menguikuti kejuaraan. (*)

Komentar