Siswa dan Guru di PPU Dapat Paket Data Gratis

0

Penyerahan secara simbolis bantuan kartu perdana salah satu provider oleh Kepala Disdikpora PPU, Alimuddin pada salah satu siswa SMP. (Istimewa)

PPU, nomorsatukaltim.com – Permasalahan yang kerap muncul dalam metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) ialah kebutuhan kuota internet. Baik dari murid, maupun guru yang ada di Penajam Paser Utara (PPU).

Tak sedikit orang tua siswa yang mengeluhkan. Karena harus menyisihkan lagi kebutuhan keluarga untuk membeli paket data internet. Padahal, situasi pandemi COVID-19 sudah cukup membatasi ruang pendapatan masyarakat.

“Bukan lagi nilai yang kita utamakan. Tapi bagaimana proses belajar mengajar tetap bisa berjalan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Alimuddin, Jumat (11/9/2020).

Program home visit sempat digelar. Inovasi untuk mengatasi yang tidak dapat dilakukan secara daring. Tapi, kembali dihentikan karena situasi COVID-19 di Benuo Taka kembali meningkat.

Program kunjungan itu belum bisa terlaksana lagi. Menunggu situasi dan kondisi kondusif. Dalam masa jeda itu, guru dibekali dengan pelatihan.

“Kami bekali para guru dalam in house training. Supaya mampu memberikan pembelajaran yang efektif. Mereka juga diajarkan membuat modul-modul yang mudah di cerna siswa. Serta pengenalan dan pendalaman IT,” bebernya.

Tujuannya agar sumber daya guru dapat meningkat. Baik dari aspek modul pembelajaran maupun di bidang informasi dan teknologi itu.

Untuk kebutuhan paket data, telah ada bantuan dari pemerintah. Bantuan sekira 35 giga byte (GB). Untuk pelajar dan pengajar.

Calon penerimanya didata terlebih dahulu. Dalam Data Pokok Pendidikan (dapodik).

“Itu secara otomatis masuk ke nomor masing-masing. Pemerintah langsung berurusan dengan provider. Di mana asal kartu itu berada,” ujarnya.

Sumber dana dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sekira 31.050 penerima. Dari tingkat SD hingga SMP. Yang berada di bawah naungan Disdikpora PPU.

Lebih lanjut, Pemkab PPU juga telah mendapatkan bantuan dari salah satu provider. Telkomsel memberikan sekira 20.000 kartu perdana.

Rencananya, kartu ini akan didaftarkan di Dapodik. Sebagai nomor penerima bantuan kontinyu.

“Semoga bisa bermanfaat. Nanti diinput di Dapodik,” ujar Alimuddin.

Bantuan ini merupakan kerja sama Telkomsel dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU. Sebagai partisipasi terhadap pelajar.

“Dalam kartu itu sudah terdapat 10 GB data internet,” jelas Kepala Diskominfo PPU, Budi Santoso.

Penerimanya di tingkat SD hingga tingkat SMA. Selain itu, pengajar juga mendapat jatah.

“Terima kasih atas partisipasinya. Semoga hal ini dibarengi dengan peningkatan pemerataan jaringan di PPU. Meski saat ini sudah 90 persen wilayah PPU tercover jaringan 4G,” tutupnya. (rsy/ava)

Share this :

Leave A Reply