Objek Wisata akan Ditutup

0

Resort Green Nirvana di Pulau Maratua yang dikunjungi Menteri Edhy Prabowo, beberapa waktu lalu.(HENDRA/DISWAY BERAU)

TANJUNG REDEB, DISWAY –
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sudah mengancang-ancang. Akan menutup semua objek wisata di Berau.

Langkah itu dilakukan jika penyebaran COVID-19 terus berlanjut. Kadis Disbudpar Berau, Masrani mengaku, pihaknya masih melihat kondisi di lapangan. Kalau kasus konfirmasi terus terjadi, mau tidak mau objek wisata harus ditutup.

Dikatakan, saat ini objek wisata yang sudah tutup adalah air terjun Tembalang di Kecamatan Segah. “Kebijakan dari pengelola sendiri,” katanya kepada Disway Berau, Kamis (10/9).

Untuk objek wisata yang berada di pesisir, seperti Labun Cermin di Kecamatan Bidukbiduk, Pulau Derawan, dan Maratua, sementara masih dibuka. Dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Namun, tambahnya, beberapa waktu lalu, sebagian masyarakat di Bidukbiduk mengusulkan agar ditutup sementara. Hingga penyebaran COVID dapat diatasi.

“Tapi pemerintah kecamatan akan berkoordinasi lebih dulu dengan Satgas Penanganan COVID-19. Namun jika desakan penutupan semakin kuat, kita akan tutup,” tuturnya.

Masrani juga menanggapi viralnya informasi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang diduga positif COVID-19. Ini sangat berpengaruh besar di Maratua. Sebab Edhy belum lama ini berkunjung ke pulau itu.

Bahkan, tambahnya, Resort Green Nirvana yang menjadi tempatnya menginap bersama rombongan, ditutup sementara.

“Tidak menerima tamu atau kunjungan wisata. Karena dilakukan sterilisasi. Pemilik sudah berkoordinasi. Tidak menerima tamu. Pengelola resort juga isolasi mandiri,” jelasnya.

Ditegaskan, setiap wisatawan yang datang ke Maratua diharapkan menyertakan hasil swab. Karena pulau tersebut merupakan objek wisata internasional. Apalagi Maratua zona hijau, masih bebas dari penyebaran COVID-19.

“Namun kalau ada kasus konfirmasi COVID-19 di sana, mau tidak mau seluruh objek wisata ditutup,” ujarnya. (*)

Share this :

Leave A Reply