Jalan Pattimura Longsor, Warga Nekat Lewat Kolong Jembatan Mahkota II

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Kondisi Jalan Patimura masih lumpuh total. Tertutup tanah longsor. Warga mengambil jalan pintas. Di bawah Jembatan Mahkota II.

Kalau dari Kelurahan Mangkupalas, untuk ke jalan itu, pengendara harus belok kiri. Saat ketemu rambu larangan melintas. Jalan aspal hanya sekitar 100 meter. Sisanya masih tanah (jalan setapak). Setelah melintas melalui jalan aspal, pengendara langsung belok kanan. Setelah itu, jalurnya benar-benar melintas di bawah jembatan.

Tidak ada lagi jalan aspal. Hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas. Tak ada pilihan. Masyarakat mau tidak mau tetap melintasi. Karena tidak mau berputar melalui rute yang telah ditetapkan.

Jalannya licin. Beberapa titik lintasannya berlumpur. Posisinya sedikit menanjak. Tak heran banyak kendaraan yang tidak mampu naik. Beruntung, di situ ada relawan yang berjaga. Mereka membantu memberikan batu di daerah berlumpur. Agar tidak ada kendaraan yang amblas.

Bahkan tak jarang juga dari mereka menawarkan agar kendaraannya dikendarai relawan. Supaya bisa melintas. Terutama, di satu titik yang kondisi jalannya sangat curam dan licin. Mereka, relawan, tidak meminta bayaran sedikit pun.

“Kami hanya bantu-bantu saja. Kalau di sini memang belum ada izin. Tapi, karena banyak yang melintas, jadi kami bantu-bantu saja. Tim relawan yang ada, sebanyak 50 orang,” kata Koordinator relawan, Rahman saat ditemui Nomor Satu Kaltim, Kamis (10/9/2020).

Paling banyak warga yang melintas di tempat itu sekitar pukul 15.00 Wita sampai 18.00 Wita. Karena waktu tersebut merupakan jam pulang kerja. Kalau sudah ramai, mereka akan menerapkan sistem buka tutup di jalur tersebut.

“Kami akan tutup jalannya kalau sudah pukul 20.00 Wita. Dua sisi jalan pasti kami hadang. Kalau masih ada masyarakat yang berusaha masuk lewat dari jam kami tentukan berarti bukan tanggung jawab kami lagi. Jalur ini ujungnya nanti ada di daerah jalan menuju jembatan,” pungkasnya. (mic/boy)

Komentar