Kematian Pasien Covid Didominasi Lansia

Juru Bicara Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Andi Muhammad Ishak. (Ist)

Juru Bicara Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Andi Muhammad Ishak. (Ist)

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Penyebaran virus corona di Kaltim masih terus terjadi. Tambahan kasus terkonfirmasi positif ada tiap harinya. Demikian juga dengan kasus meninggal dunia.

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim, Andi M. Ishak mengatakan, hingga saat ini, kasus meninggal terus bertambah. Meski tak tiap hari. Namun jumlah kasus itu, kini di atas dua ratusan kasus.

“(Kasus) kematian, didominasi lanjut usia,” katanya, dalam konferensi pers harian, yang digelar daring, Rabu (9/9/2020). Andi, tak menyebutkan berapa persen jumlahnya, dari total kematian yang ada.

Namun yang pasti, kematian bisa menyerang siapa saja. Tak hanya yang lanjut usia. Yang muda hingga balita juga berpotensi. Begitu juga dengan penyebaran virus. Siapa saja berpotensi terjangkit.

“Oleh karena itu, ini memerlukan upaya kita bersama. Kebersamaan kita. Karena upaya pencegahan tidak hanya beberapa kelompok saja, tapi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kondisi penyebaran virus corona di Kaltim, mengalami peningkatan. Baik jumlah kasus positif, kasus dirawat hingga kasus kematian.

Andi, dari data yang dihimpun, hingga 9 September, kasus terkonfirmasi bertambah 79 kasus. Kasus yang diberi penanganan perawatan 17 kasus. Jumlah meninggal, meningkat 2 kasus.

Tambahan terkonfirmasi positif 79 kasus itu, paling banyak dari Samarinda. Yaitu 30 kasus. Kemudian Balikpapan 29 kasus. Kukar 7 kasus, Kutim 5 kasus, Kubar dan PPU masing-masing 3 kasus. Paser dan Bontang, masing-masing 1 kasus.

“Penambahan kasus terkonfirmasi yang dilaporkan meninggal, 2 kasus. Rinciannya, Balikpapan 1 kasus. Wanita 26 tahun. Samarinda 1 kasus. Wanita 48 tahun,” bebernya.

Wanita 26 tahun itu, kasus meninggal dari Balikpapan tersebut, mengalami kasus gejala infeksi saluran pernafasan akut. Kasus dilaporkan meninggal pada 7 September dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Dan terkonfirmasi positif pada hari ini —Rabu. Pemakaman dan pemulasaran, dilaksanakan sesuai protokol COVID-19.

Sementara kasus meninggal dari Samarinda itu, juga mengalami gejal infeksi saluran pernafasan akut. Dilaporkan meninggal pada 8 September. Dari RSUD AW Syahranie. Dilaporkan terkonfirmasi hari ini. Dimakamkan sesuai protokol COVID-19.

Untuk kasus sembuh. Bertambah 96 kasus. Bontang 57 kasus, Kukar 20 kasus, Samarinda 15 kasus, Berau dan Paser masing-masing 2 kasus. “Kasus suspek, ada tambahan 889 kasus. Discarded, tambah 1.062 kasus,” tuturnya. (sah/sam)

Update Kasus COVID-19 di Kaltim, 9 September 2020

Suspek: 24.681 kasus
Terkonfirmasi COVID-19: 5.354 kasus
Discarded: 18.142 kasus
Sembuh: 3.115 kasus
Meninggal: 227 kasus
Dirawat: 2.012 kasus

Sebanyak 5.354 kasus positif COVID-19 itu, tersebar di kab/kota.

1. Balikpapan: 2.239 kasus
2. Samarinda: 1.278 kasus
3. Kukar: 688 kasus
4. Bontang: 317 kasus
5. Paser: 221 kasus
6. Kutim: 220 kasus
7. Berau: 189 kasus
8. Kubar: 94 kasus
9. PPU: 94 kasus
10. Mahulu: 14 kasus

Sebanyak .3.113 kasus sembuh itu, tersebar di kab/kota.

1. Balikpapan: 1.308 kasus
2. Samarinda: 747 kasus
3. Kukar: 329 kasus
4. Kutim: 172 kasus
5. Paser: 178 kasus
6. Bontang: 141 kasus
7. Berau: 107 kasus
8. Kubar: 82 kasus
9. PPU: 46 kasus
10. Mahulu: 5 kasus

Komentar