Alih Fungsi Lahan Diantisipasi

0

PEMKAB Berau saat ini telah membentuk tim perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dengan melakukan pemetaan lahan-lahan pertanian di seluruh kecamatan.

TANJUNG REDEB, Disway – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melakukan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Dengan melakukan pemetaan terhadap kawasan pertanian di masing-masing kecamatan. Hasil akhirnya akan ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda). Sehingga lahan tidak beralih fungsi.

Ketua tim perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, Dahniar Ratnawati menyampaikan, pihaknya sedang bekerja untuk melakukan pemetaan ini. Program ini juga sedang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim dengan instruksi dari Pemerintah Pusat.

“Nanti kita juga akan sinkronkan dengan provinsi. Sehingga satu kesatuan sampai ke pusat. Sehingga jika ada bantuan bisa lebih besar peluangnya dari pemerintah pusat. Karena status lahan telah jelas,” katanya.

Dalam pemetaan ini tidak dilakukan secara spesifik. Hanya dibagi dalam dua kategori saja yaitu lahan basah dan kering. Untuk lahan basah dimanfaatkan dalam komoditas sawah dan lahan kering ladang dan jagung.
“Jadi masih secara umum saja untuk pemetaannya. Tidak terlalu spesifik. Tapi kedepannya akan mengarah ke sana. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan gambaran kondisi yang ada di daerahnya,” jelasnya

“Bisa dimanfaatkan untuk pertanian apa saja. Yang pasti jangan cuma satu komoditas saja tapi bisa dimanfaatkan untuk komoditas lainnya. Sehingga hasilnya lebih maksimal,” sambungg Dahniar.

Program ini merupakan rencana jangka panjang yang dilakukan secara bertahap. Dahniar menyampaikan hasil dari pemetaan kawasan ini dimasukan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Targetnya yaitu agar lahan yang telah ditetapkan ini bisa berfungsi maksimal. Tidak beralih fungsinya. Targetnya agar perlindungan pangan kita bisa tetap terjaga. Di tengah kemajuan zaman, tentu perlu diantisipasi kedepannya agar lahan-lahan yang ada ini tidak beralih, tetap mempertahankan pertanian berkelanjutan,” pungkasnya. HUMAS/APP

Share this :

Leave A Reply