Desa Loa Lepu Butuh Jaringan Listrik, DPRD Kukar Akan Panggil PLN

Kukar, nomorsatukaltim.com – Listrik jadi hal yang langka di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang. Kebutuhan listrik yang mendesak membuat warga tersebut sempat mengadu di media sosial. Suara warga rupanya didengar anggota DPRD Kukar Dapil 2, Firnadi Ikhsan.

Firnadi mengatakan, terkait jaringan listrik PLN sepenuhnya ditangani dan tanggung jawab PLN itu sendiri. Seperti tiang listrik, kabel listrik, hingga trafo. Memang sempat pemerintah daerah ikut andil dalam penganggaran dan pembangunan. Selanjutnya dilakukan hibah, namun kini tidak lagi. Untuk itu, pemerintah daerah hanya bisa menyampaikan dan mendorong PLN terkait kebutuhan itu. Jika memang ada wilayah di Kukar yang membutuhkan fasilitas jaringan listrik.

“Nanti kita di DPRD akan menyampaikan kepada PLN,” ujar Firnadi pada nomorsatukaltim.com belum lama ini.

Firnadi juga meminta pemerintahan desa setempat bisa segera membuat laporan terkait hal tersebut. Sehingga ada dasar DPRD Kukar untuk memanggil PLN.

“Kita ingin menyampaikan prioritas mana untuk didahulukan,” pungkasnya.

Diketahui, warga Desa Lepu, khususnya RT 5 dan RT 6 mengeluhkan kurangnya manfaat yang dirasakan terkait fasilitas listrik di wilayah mereka. Untuk memenuhi kebutuhan listrik, mereka membangun “tiang listrik” dari kayu ulin. Kemudian membeli kabel listrik pribadi yang disambungkan ke jaringan listrik.

Ada sekitar 40 sambungan rumah yang mengeluhkan kebutuhan dasar ini. Terlebih letaknya hanya berdekatan dengan Kantor Desa Loa Lepu, Tenggarong Seberang. (ADV/mrf/zul)

Leave A Reply